Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APB" />
www.beritaintermezo.com
03:56 WIB - Reses Dikelurahan Bagan Kota, Anggota DPRD Riau Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Rohil | 03:54 WIB - Uniknya Cara Crew Leader Sosialisasi Karhutla di masa Pademi | 09:58 WIB - Diresmikan Wabup, Polres Rohil Launching Kampung Tangguh Nusantara | 09:51 WIB - Jauh Dari Pasien Covid-19, Kasus DBD di Pekanbaru Capai 417 Kasus | 09:45 WIB - Pulang Kampung, Danrem 031/Wira Bima Disambut Hangat Masyarakat | 09:41 WIB - Tutup Gereja HKBP Tampan, Raya Nainggolan : Walikota Tuan Firdaus Ingkar Janji dan Langgar HAM
DPRD Terima Ranperda APBD 2020 Senilai Rp 12,3 Triliun
Senin, 04-11-2019 - 08:40:01 WIB

TERKAIT:
 
  • DPRD Terima Ranperda APBD 2020 Senilai Rp 12,3 Triliun
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

    Penyerahan Ranperda dilakukan Sabtu (2/11/2019) oleh Gubernur Riau Syamsuar melalui rapat paripurna yang diterima pimpinan rapat Zukri Mirsan.

    Dalam Ranperda APBD 2020 yang disampaikan Gubernur terjadi kenaikan dari APBD tahun 2019. Dalam pemaparan yang disampaikan Gubernur Riau Total Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2020 direncanakan mencapai Rp. 12,379 (Dua Belas Koma
    Tiga Tujuh Sembilan) Triliun, atau mengalami kenaikan sebesar 30,38 persen dari dari total APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 9,494 (Sembilan Koma Empat Sembilan Empat) Triliun.

    Dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020, Pendapatan
    direncanakan sebesar Rp. 7,892 (Tujuh Koma Delapan Sembilan Dua) Triliun terdiri dari pendapatan asli daerah atau sekitar 49,66 persen dari total proyeksi pendapatan tahun anggaran 2020.

    Anggaran pendapatan dari dana perimbangan,direncanakan akan mencapai Rp. 3,954 (Tiga Koma Sembilan Lima Empat) Triliun atau 50,11 persen dari total proyeksi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2020.

    Terkait dengan penerimaan dana perimbangan, permenntah Provinsi Riau telah beberapa kali mengusulkan kepada Pemerintah Pusat
    untuk melakukan reformulasi penentuan Dana Bagi Hasil.


    Gubri Syamsuar mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Riau untuk dapat bekerja secara profesional, dan taat kepada peraturan dan perundang-undangan. Serta efektif, efesien, ekonomis dan transparan serta bertanggungjawab.

    "Saya menghimbau kepada seluruh jajaran untuk bekerja profesional dan bertanggungjawab," ujarnya. (jin)



     
    Berita Lainnya :
  • DPRD Terima Ranperda APBD 2020 Senilai Rp 12,3 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    5 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica