Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mensahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tah" />
www.beritaintermezo.com
10:43 WIB - Tak Patuhi Protokol Kesehatan, 103 Orang Terjaring Petugas | 10:22 WIB - Peduli Covid-19, LAzismu Riau Bagi-Bagi Masker Kepada Pedagang Pasar | 09:50 WIB - Bersama Ratusan Santri, Kapolres Meranti Doa Bersama untuk Pilkada Damai | 09:48 WIB - Senin, Syahroni Tua Dilantik Menjadi Anggota DPRD Riau | 21:42 WIB - Cegah Penyebaran Covid-19, Walikota Pekanbaru Larang ASN Keluar Kota Libur Akhir Bulan Oktober. | 17:39 WIB - Cabup Rohil Nomor Urut Dua Himbau Masyarakat Patuhi Disiplin Prokes Covid-19
Disahkan, APBD Perubahan Provinsi Riau Berkurang Rp1,5 Triliun
Kamis, 01-10-2020 - 08:37:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Disahkan, APBD Perubahan Provinsi Riau Berkurang Rp1,5 Triliun
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mensahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2020 sebesar Rp 8,7 Triliun melalui rapat paripurna yang digelar, Rabu (30/9/2020). Anggaran Perubahan tersebut  berkurang sebesar Rp 1,5 Triliun dari APBD Munir tahun 2020 sebesar Rp10,2 triliun.

    Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjelaskan, setelah melalui pembahasan instensif dengan komitmen untuk penyempurnaan Ranperda APBD 2020 dilakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap pendapatan belanja maupun pembiayaan. Apalagi situasi Pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap pendapatan daerah.

    Hal itu disampaikan Gubri saat rapat paripurna di Gedung DPRD Riau dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran pada Ranperda Perubahan APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2020, Kamis (30/9/2020).

    Dijelaskan Gubri, proyeksi pendapatan daerah sebelum Perubahan sebesar Rp10,216 Triliun. Adapun setelah perubahan menjadi Rp8,736  Triliun, mengalami penurunan sebesar Rp1,479 triliun (-14,48 persen).

    Pengesahan APBD Perubahan ditandai dengan penandatangan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran antara pemerintah dengan DPRD.

    Rapat paripurna dipimpin wakil ketua Hardianto dihadiri Gubernur Riau Syamsuar dan Sekdaprov Yan Prana. Paripurna dilaksanakan dengan virtual  dan dihadiri langsung para pimpinan komisi dan fraksi.

    Selain pengesahan APBD Perubahan, rapat paripurna tersebut juga beragendakan pengumuman pengajuan pemberhentian tiga pimpinan dewan dari Fraksi Golkar, PDIP dan Demokrat yang mengundurkan diri ikut dalam pemilihan kepala daerah yaitu Indra Gunawan Eet(ketua) ikut dalam pilkada Bengkalis. Kemudian Zukri Misran (Wakil Ketua) ikut  dalam Pilkada Pelalawan. Selanjutnya Asri Auzar (Wakil Ketua) dari Demokrat mengundurkan diri mengikuti pilkada di Rokan Hilir.***(jin)



     
    Berita Lainnya :
  • Disahkan, APBD Perubahan Provinsi Riau Berkurang Rp1,5 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica