Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2021disahkan Rp9,132 triliun. Pengesahan ini dilakukan melalui rapat paripurna di " />
www.beritaintermezo.com
07:14 WIB - Kejari Pelalawan Terima Hibah Bangunan Dari Pemkab | 14:27 WIB - Pemuda Batak Bersatu Jalin Silaturahmi Dengan PBNU | 09:27 WIB - Plt Kadisdik Meranti Syamsuddin Kembali Ingatkan Kepala Sekolah Terkait Dana Bos | 09:21 WIB - Dinas Perkebunan Dan Peternakan Siap Fasilitasi Persoalan Lahan Di Desa Makmur | 20:24 WIB - Usai Dilantik, Bupati Suyatno Minta Penghulu Tanjung Leban Fokus Pengawasan Karlahut | 20:17 WIB - Presiden Jokowi Sampaikan Pentingnya Kerjasama Mengatasi Pandemi COVID-19
Sah, APBD Riau Tahun 2021 Diketok sebesar Rp9.132 Triliun
Selasa, 01-12-2020 - 08:03:19 WIB

TERKAIT:
 
  • Sah, APBD Riau Tahun 2021 Diketok sebesar Rp9.132 Triliun
  •  

    PEKANBARU (Beritaintermezo.com) - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2021disahkan Rp9,132 triliun. Pengesahan ini dilakukan melalui rapat paripurna di DPRD Riau, Senin 30 November 2020 yang dipimpin Hardianto, SE.

    Laporan hasil kerja Banggar DPRD Riau terhadap APBD Riau 2021 disampaikan Sugeng Pranoto. APBD Riau tahun anggaran 2021 sebesar Rp9.132 triliun.

    Banggar DPRD Riau meminta OPD serius menindaklanjuti catatan Fraksi dan masukan komisi pada saat rapat kerja. Selanjutnya mematuhi waktu perencanaan penyusunan APBD.

    Terkait penanganan Covid-19, Banggar DPRD Riau meminta pemerintah beserta pemangku kepentingan lainnya bersatu padu mencegah covid-19 dan banggar DPRD Riau juga merekomendasikan agar Bapenda menetapkan target pajak kenderaan bermotor di Riau.

    Dalam pidatonya Syamsuar menjelaskan dalam menyusun APBD Riau 2021 pemerintah berpedoman lima skala prioritas diantaranya pengambangan industri, pengembangan pertanian, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan serta pengembangan SDM yang beriman, berkualitas dan berdaya saing.

    Selain kelima prioroitas tersebut, lanjut Syamsuar dengan memperhatikan situasi hari ini yang masih mengalami pandemi, maka dalam penyusunan APBD Provinsi Riau Tahun 2021 juga memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanganan dampak Covid-19.

    “Kondisi pandemi saat ini, membuat penyusuan APBD tentunya tidak akan lepas dari penanganan covid-19 baik dari sisi kesehehatan dan ekonomi diantaranya yaitu pencegahan dan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19," jelas Syamsuar.

    Dengan anggaran yang sebesar ini, Syamsuar  berharap agar realisasi pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai dengan mekanisme yang ada. Sehingga, pembangunan yang dirancang melalui anggaran APBD mampu meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat Riau.

    "Instrumen ini akan berjalan dengan baik apabila pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme yang ada. Saya mengingatkan agar OPD harus bekerja secara maksimal," Ungkapnya.***(jin)



     
    Berita Lainnya :
  • Sah, APBD Riau Tahun 2021 Diketok sebesar Rp9.132 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica