Pihak Kepolisian Resort Pekanbaru (Polresta) akhirnya menetapkan mantan General Manager MP Club dan Queen Club Benny Lubis sebagai tersan" />
www.beritaintermezo.com
20:18 WIB - Yan Prana Dilantik Jadi Sekda,Syamsuar : Bertindak ''Out of The Box'' Terukur dan Terstruktur | 12:35 WIB - 450 Peserta Semarakkan Bulan Bahasa FKIP UIR | 22:53 WIB - F-16 Turun Paksa Pesawat Asing Berbendera Gajah | 20:43 WIB - Besok Sekdaprov Riau Dilantik | 16:23 WIB - RAPBD Riau 2020 Rp 7,8 Triliun Disahkan Kamis Mendatang | 13:45 WIB - Audiensi Panitia Natal Dengan Danlanud, Danlanud : Jaga Toleransi dan Tebarkan Kasih
Polresta Pekanbaru Tetapkan Eks GM MP Club dan Queen Club Tersangka Dugaan Penggelapan Rp6,1 M.
Jumat, 18-10-2019 - 00:34:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Polresta Pekanbaru Tetapkan Eks GM MP Club dan Queen Club Tersangka Dugaan Penggelapan Rp6,1 M.
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Pihak Kepolisian Resort Pekanbaru (Polresta) akhirnya menetapkan mantan General Manager MP Club dan Queen Club Benny Lubis sebagai tersangka. Dia diduga melakukan tindak pidana penipuan penggelapan saat menjabat sebagai GM.

    Penetapan tersangka diketahui dari surat penyidik Sat Reskirm Polresta Pekanbaru  yang dikirim ke Kejari Pekanbaru nomor : B/1977/X/RES/1.24/2019. Surat itu tertanggal 16 Oktober 2019.

    Sementara Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertuang dalam surat nomor : B/19/I/RES/1.24/Reskrim pada 21 Januari 2019.

    "Untuk penetapan tersangka sudah, ya," ujar Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam, Kamis (17/10).

    Dikatakan mantan Kasat Reskrim Polres Dumai itu mengatakan, penetapan status tersangka itu dilakukan penyidik setelah dilakukan serangkaian proses penyelidikan. Dengan melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi.

    Dengan penyematan status baru itu, Benny akan mulai menjalani proses pemeriksaan. Langkah itu dijadwalkan dilakukan pada pekan depan.

    Diketahui, Benny Lubis diduga gelapkan uang sebesar Rp6.182.400.000. Benny yang juga pernah menjabat GM Queen Club itu kemudian dilaporkan ke polisi.

    Dari informasi yang dihimpun, dugaan penggelapan ini baru diketahui saat yang bersangkutan tidak lagi bekerja di dua tempat hiburan malam itu. Pihak manajemen melakukan proses audit atas pekerjaan yang sudah dilakukan Benny.

    Ternyata, ada dugaan penggelapan uang milik perusahaan terhitung sejak tahun 2012 lalu.

    "Dana yang diduga digelapkan diantaranya penggelapan biaya rekaman DJ, biaya request display picture, dana pembelian lampu LED untuk renovasi, dan dana pengamanan dan pengawalan artis iven," ujar Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda pada awal November 2018 lalu.(hr/int1)



     
    Berita Lainnya :
  • Polresta Pekanbaru Tetapkan Eks GM MP Club dan Queen Club Tersangka Dugaan Penggelapan Rp6,1 M.
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica