Tiga mahasiswa Universitas HKBP Nommensen dituntut dengan hukuman masing-masing 8 tahun penjara. Ketiganya didakwa bersalah mengeroyok " />
www.beritaintermezo.com
03:56 WIB - Reses Dikelurahan Bagan Kota, Anggota DPRD Riau Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Rohil | 03:54 WIB - Uniknya Cara Crew Leader Sosialisasi Karhutla di masa Pademi | 09:58 WIB - Diresmikan Wabup, Polres Rohil Launching Kampung Tangguh Nusantara | 09:51 WIB - Jauh Dari Pasien Covid-19, Kasus DBD di Pekanbaru Capai 417 Kasus | 09:45 WIB - Pulang Kampung, Danrem 031/Wira Bima Disambut Hangat Masyarakat | 09:41 WIB - Tutup Gereja HKBP Tampan, Raya Nainggolan : Walikota Tuan Firdaus Ingkar Janji dan Langgar HAM
Keroyok Teman Kampus Hingga Tewas, 3 Mahasiswa HKBP Nommensen Dituntut 8 Tahun Penjara
Rabu, 01-07-2020 - 08:16:36 WIB

TERKAIT:
 
  • Keroyok Teman Kampus Hingga Tewas, 3 Mahasiswa HKBP Nommensen Dituntut 8 Tahun Penjara
  •  

    Medan (Beritiantermezo.com)-Tiga mahasiswa Universitas HKBP Nommensen dituntut dengan hukuman masing-masing 8 tahun penjara. Ketiganya didakwa bersalah mengeroyok teman sekampus mereka hingga tewas.

    Tuntutan disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthias Iskandar di hadapan majelis hakim yang diketuai Morgan Simanjuntak di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (30/6). Terdakwa yang menjalani sidang tuntutan yakni: Ranto Sihombing, Edison Kasido Siboro (21), dan Marzuki Simatupang (22). Sidang berlangsung dengan cara telekonferensi , ketiga terdakwa tetap berada di Rutan Kelas I Medan di Tanjung Gusta.

    JPU menyatakan, ketiga terdakwa melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 170 ayat (2) KUHAPidana. "Menuntut, meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhi ketiga terdakwa dengan hukuman penjara selama 8 tahun," ujar Marthias.

    Setelah mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan agenda pembelaan terdakwa.

    Berdasarkan dakwaan, perkara ini bermula saat pertandingan Futsal antara mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas HKBP Nommensen melawan Universitas Negeri Medan (Unimed) pada Kamis (21/11/2019). Selesai pertandingan, salah seorang mahasiswa Unimed yang ikut bertanding dan merupakan saudara dari salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas HKBP Nommensen dipukul beberapa orang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen.

    Atas kejadian itu, keesokan harinya sekitar pukul 13.00 Wib, mahasiswa Universitas Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Elektro HKBP Nommensen melakukan mediasi di taman samping lapangan voli Universitas HKBP Nommensen. Setelah mediasi selesai dilakukan, salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian memaki serta melemparkan batu ke arah mahasiswa Fakultas Teknik Elektro.

    Terdakwa Marzuki Simatupang beserta mahasiswa Fakultas Teknik Elektro lainnya berlari ke luar gerbang parkiran sepeda motor untuk mengambil helm. Dia dan beberapa orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro berkumpul di depan Kompleks Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan. Masing-masing memegang batu dan tongkat besi untuk membalas tindakan mahasiswa Fakultas Pertanian.

    Sekitar 70 orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro tersebut atas perintah Indra Kaleb Situmorang (DPO) meminta seluruh mahasiswa untuk maju. Para terdakwa beserta 70 orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro masuk kembali ke lapangan voli. Saling lempar terjadi.

    Indra Kaleb Situmorang dan beberapa orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro yang sebelumnya telah memegang tongkat besi memukuli mahasiswa Fakultas Pertanian. Tidak berapa lama terdakwa Marzuki Simatupang melihat terdakwa Ranto Sihombing (berkas terpisah), dan delapan orang lainnya yang masih DPO, di antaranya Eka Putra Pardede, Indra Kaleb Situmorang, Luhur, Hansen, Wes Agung, Andi, Irfan Sihombing dan Among, mengejar korban Rojer Siahaan.

    Mereka memukuli Rojer di parkiran Fakultas Kedokteran. Dia dihantam dengan balok kayu dan tongkat besi. Setelah korban tersungkur tidak berdaya, terdakwa Eka Putra Pardede menusuknya dengan pisau. Korban meninggal dunia.***





























    Sumber (Merdeka.com)




     
    Berita Lainnya :
  • Keroyok Teman Kampus Hingga Tewas, 3 Mahasiswa HKBP Nommensen Dituntut 8 Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    5 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica