Akhir tahun 2018 bakal ditutup dengan prestasi membanggakan oleh anak Indonesia asal Bengkulu. Pasalnya, pada 30 Desember 2018 nanti, dru" />
www.beritaintermezo.com
01:59 WIB - BAPETEN Beri Penghargaan Kepada APRIL Grup | 01:55 WIB - Imnas Bengkulu Ingatkan Oknum Humas Bermain Dana Publikasi | 10:09 WIB - Sabet Juara I di Tiga Kejuaraan UKM LBC Serahkan Tropi ke Rektor | 10:07 WIB - Umat Nasrani Dukung Kegiatan 300 Ribu Pemuda Hijrah | 10:05 WIB - Lagi, Caleg Gerindra Divonis 3 Bulan Penjara | 13:47 WIB - Kota Bengkulu dan Iran Kerjasama Pengolahan Air Bersih dengan Teknologi Nano
Penghujung Tahun, Drummer Cilik Asal Bengkulu Pecahkan Rekor Bermain Drum Terlama
Jumat, 28-12-2018 - 07:20:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Penghujung Tahun, Drummer Cilik Asal Bengkulu Pecahkan Rekor Bermain Drum Terlama
  •  

    Bengkulu(BeritaIntermezo.com) - Akhir tahun 2018 bakal ditutup dengan prestasi membanggakan oleh anak Indonesia asal Bengkulu. Pasalnya, pada 30 Desember 2018 nanti, drummer anak perempuan Bengkulu akan memecahkan rekor dunia bermain drum terlama yang akan dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

    Adalah Aisya Soraya Zahira, drummer cilik yang akan memecahkan rekor tersebut. Drummer papan atas seperti Presiden Indonesia Drummer Percussion (IDP) Ekki Soekarno, drummer Ello (Yoga), dan Ricky RNS (Drummer Senior Bengkulu), akan menjadi saksi langsung dalam pemecahan rekor bermain drum nonstop terlama secara profesional oleh putri bungsu Ahmad Irfansyah dan Endang Titin ini.

    "Acara pemecahan rekor itu akan dihelat di Graha Pena Rakyat Bengkulu," kata Aisya.

    Siswi kelas 5 SDN 8 Kota Bengkulu itu mengaku telah mempersiapkan pemecahan rekor ini sejak satu tahun terakhir. Ia juga telah mengikuti beragam event untuk mematangkan skill-nya dalam menabuh drum.

    "Beberapa event yang telah saya ikuti adalah Indonesian Drummer Percussion (IDP) Festival 2018, solo drum di Bencoolen Mall, dan mengisi di instrumen Rasha Band," ungkapnya.

    Aisya yang baru berusia 10 tahun itu mengatakan telah mempersiapkan maksimal untuk pemecahan rekor dunia nanti. Dia menggiatkan latihan selama 1-2 jam setiap weekdays dan hingga 5 jam di hari Minggu.

    "Saya biasanya latihan diiringi mp3, kadang juga dengan band," ceritanya sembari mengucapkan terimakasih pada pelatihnya, Mas Ben.

    Sementara itu, Ahmad Irfansyah mengaku bangga pada putrinya. Ia harap pemecahan rekor dunia ini dapat memotivasi anak-anak Bengkulu dan Indonesia agar semakin optimis dalam berkarya.

    "Kami sebagai orangtua sangat bangga dan berharap Aisya bisa memotivasi anak-anak lain," kata dia. (Ertk)



     
    Berita Lainnya :
  • Penghujung Tahun, Drummer Cilik Asal Bengkulu Pecahkan Rekor Bermain Drum Terlama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica