Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meresmikan penyalaan listrik di 17 Desa di Provinsi Riau, yang tersebar di 5 Kabupaten. Yakni 11 Des" />
www.beritaintermezo.com
06:30 WIB - Masjid Raya Al-Ikhsan Santuni 333 Anak Yatim | 06:28 WIB - Dicoret dari Daftar CS DPD, OSO Meradang dan Kerahkan Perlawanan | 12:51 WIB - Capai 99%, Kolektabilitas Iuran JKN-KIS Terus Didongkrak | 08:42 WIB - Bupati Harapkan Seluruh Kelurahan Kampanyekan Pencegahan KDTR | 08:37 WIB - Hadiri HUT Desa Sei Kandis Ke-11 , Bupati Sukiman Apresiasi BUMDesa dan Ajak Warga Taat Bayar Pajak | 08:33 WIB - Peringati 10 Muharram, Pemkab Rohil Santuni Anak Yatim
Diresmikan Gubernur RIau
17 Desa di Riau Nikmati Penerangan Listrik PLN
Rabu, 29-08-2018 - 08:07:58 WIB

TERKAIT:
 
  • 17 Desa di Riau Nikmati Penerangan Listrik PLN
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meresmikan penyalaan listrik di 17 Desa di Provinsi Riau, yang tersebar di 5 Kabupaten. Yakni 11 Desa berada di Kabupaten Indragiri Hilir, 3 Desa Kabupaten Rokan Hulu sisanya 1 Desa di Kabupaten Siak, Kampar dan Kepulauan Meranti di Desa Lubuk Jering Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak, Selasa (28/8/18).

    Dalam mewujudkan listrik pada 17 Desa di Riau PLN mengelontorkan dana sebesar Rp44 miliar dari nilai investasi tersebut mendapatkan panjang jaringan tegangan menengah 101,82 KMS, Jaringan Rendah 63,35 KMS dan Gardu Distribusi 26 Unit dengan total daya 2,35 MVA.

    Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengapresiasi PLN atas peresmian penyalaan listrik di 17 Desa di Riau. Dia mengaku pembangunan infrastruktur jaringan listrik pada desa-desa di Provinsi Riau membutuhkan anggaran yang besar. Dengan semangat yang besar program listrik desa harus dituntaskan.

     “Kita sangat mendukung upaya PLN dalam meningkatkan infrastruktur jaringan listrik untuk wilayah di Provinsi Riau. Oleh karenanya, kita optimis Program Riau terang tahun 2019 tercapai,” ujar Gubri.

    Gubri mengharapkan kepada masyarakat untuk hemat dalam penggunaan listrik dengan peresmian listrik desa ini menjadi moment untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Hadiah dari PLN untuk Masyarakat Desa

    Peringati HUT RI Ke-73, PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau memberikan hadiah kepada masyarakat Riau.

    Kali ini sebanyak 17 desa yang tersebar di 5 kabupaten se-provinsi Riau telah dapat menikmati listrik PLN. 11 desa berada di Kabupaten Indragiri Hilir, 3 desa di kabupaten Rokan Hulu, sisanya 1 desa di Kabupaten Siak Sri Indrapura, Kampar dan Kepulauan Meranti.

    Dengan tambahan 17 desa itu, hingga Agustus 2018 PLN telah melistriki 1.699 desa dari 1.859 desa yang ada di provinsi Riau yang serta merta menjadikan rasio desa berlistrik menjadi 91,39 %.

    "17 Desa ini sebagai hadiah dari PLN untuk masyarakat Riau. Dengan bertambahnya desa berlistrik ini juga meningkatkan Rasio Elektrifikasi Provinsi Riau," ungkap General Manager PLN Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau (WRKR) M. Irwansyah Putra melalui siaran persnya.

    Irwansyah juga menjelaskan, hingga Juli 2018 Rasio Elektrifikasi Riau sudah mencapai 87,28 % adapun Rasio Elektrifikasi yang sudah mencapai 100% kota Pekanbaru , Dumai dan kabupaten Kampar sedangkan RE yang masih dibawah 60 % adalah kabupaten Pelalawan 59,59% dan Indragiri Hilir 54,8%. Irwansyah optimis dengan kerjasama yang solid antara PLN dengan Pemerintah Daerah maka Ratio Elektifikasi bisa meningkat di akhir tahun ini dan tahun yang akan datang.

    Meski demikian, Irwansyah juga mengakui banyak tantangan yang dihadapi PLN dalam upayanya memberikan layanan listrik ke desa-desa di Riau, dengan medan yang tidak mudah untuk dilewati menulusuri sungai-sungai yang dangkal dan melewati jalan – jalan yang tidak setapak.

    Tidak jarang, tiang, kabel dan material listrik lainnya digotong, diangkat dan dibawa oleh Petugas PLN dan warga desa tanpa menggunakan mesin. Hal ini dilakukan demi masyarakat Indonesia khususnya di Riau dapat menikmati listrik.

    "Hampir semua sisa desa yang belum berlistrik terkendala pada pengiriman peralatan listrik karena harus melalui sungai dan anak-anak sungai bahkan untuk sampai ke jalan-jalan desa petugas harus gotong royong dengan warga memikul tiang-tiang listrik serta material listrik utama, hal ini dikarenakan akses jalan untuk dilewati kendaraan pengangkut material distribusi utama tidak memadai, pungkas Irwansyah.

    Dengan pengoperasian infrastruktur listrik desa tersebut, diharapkan dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup warga.

    Kepada seluruh warga yang baru menikmati listrik, PLN mengajak seluruh warga untuk bisa memanfaatkan listrik secara optimal guna meringankan pekerjaan yang selama ini dilakukan secara manual. "Memasak nasi sekarang bisa mengunakan rice cooker, menjahit yang tadinya masih belum mengunakan mesin jahit listrik, belajar dan mengaji yang tadinya masih mengunakan lampu dari petromax, mulai sekarang dapat memanfaatkan energi listrik yang ada di desa dan di setiap rumah untuk meringankan pekerjaan ada selama ini," tandasnya.

    Begitu besar manfaat energi listrik bagi kehidupan warga untuk itu mari kita jaga dan peliharaan bersama infrastruktur yang baru selesai dibangun oleh PLN. Dalam mewujudkan infrastruktur listrik pada 17 desa di Riau PLN mengelontorkan dana sebesar Rp. 44 Miliar dari nilai investasi tersebut mendapatkan panjang Jaringan Tegangan Menengah 101,82 KMS, Jaringan Tegangan Rendah 65,35 KMS dan Gardu Distribusi 26 Unit dengan total daya 2,35 MVA.

    Melalui program CSR PLN Peduli, pihaknya memberikan bantuan sembako bagi masyarakat Desa Lubuk Jering sejumlah Rp 15.000.000. Warga pun sangat bahagia atas listrik yang telah disalurkan oleh PLN karena selama ini mereka menggunakan listrik dari genset mereka sendiri.
    "Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau dan PLN atas listriknya karena sangat membantu meringankan bagi warga kami," ujar Irwansyah Kepala Desa Lubuk Jering.

    Sebelum ada listrik dari PLN, warga desa Lubuk Jering mengakui bahwa mereka menghabiskan uang untuk listrik dari genset lebih mahal dari pada listrik PLN. "Alhamdulillah sekarang dengan adanya listrik dari PLN kami menghabiskan uang untuk listrik per bulannya cuma 200 ribu saja. Sebelumnya kami menggunakan listrik genset menghabiskan uang rata-rata 800 ribu perbulannya. Jadi sisa uangnya bisa kami gunakan untuk usaha lainnya," ujar Alias (50) warga Desa Lubuk Jering. (hms/int)



     
    Berita Lainnya :
  • 17 Desa di Riau Nikmati Penerangan Listrik PLN
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    5 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica