Perusahaan Bubur Kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper akan membuka pabrik Tissu terbesar di Asia Tenggara. Pembangunan Pabrik Tissu suda" />
www.beritaintermezo.com
16:14 WIB - Pemkab Meranti Berduka, Asisten III Setda Meranti Drs T Akhrial Meninggal Dunia di RSUD Dorak | 13:40 WIB - Jika Terpilih, Paslon Bupati Dairi St Rimso Maruli Sinaga SH MHAkan Bangun Universitas di Dairi | 13:37 WIB - Paslon Rim Uli No 3 : Kabuapten Dairi Harus Bebas Dari Bahaya Norkoba | 13:31 WIB - Protes Kebijakan Mendagri, DPR Bakal Gaduh Mau Bukun Angket | 13:25 WIB - Kader Mengundurkan Diri, Gerindra Menari di Atas Isu Sara Kejar Kepentingan | 14:34 WIB - IPHI Sibolga, Santuni Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu
Perusahaan Tawarkan Pensiun Muda Naker Lokal
Desas-Desus 1.500 Naker Asing Yang Akan di Impor PT RAPP
Senin, 12-03-2018 - 12:33:22 WIB

TERKAIT:
 
  • Desas-Desus 1.500 Naker Asing Yang Akan di Impor PT RAPP
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Perusahaan Bubur Kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper akan membuka pabrik Tissu terbesar di Asia Tenggara. Pembangunan Pabrik Tissu sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dan alat-alat pabrik juga sebagian telah berdatangan yang diimpor dari luar negeri.

    Pembangunan pabrik tissu tersebut menurut salah satu karyawan RAPP yang meminta identitasnya disembunyikan sudah berjalan sejak tahun 2017. Bahkan perumahan untuk karyawan pabrik tersebut juga sudah di membangun ratusan unit. Salah seorang pekerja perumahan berinisial BB (36) yang mengerjakan rangka atap bangunan perumahan mengatakan beberapa waktu lalu bahwa mereka sedang melakukan pembangunan ratusan rumah yang diperuntukkan untuk karyawan RAPP.

    "Katanya rumah tersebut untuk perumahan karyawan pabrik tissu yang sedang dibangun," ujarnya.

    Salah seorang Karyawa PT RAPP yang bekerja di bagian Masinis yang tak ingin identitasnya ditulis mengatakan pihak perusahaan menawarkan pensiun muda kepada karyawan terutama yang mendapat fasilitas rumah di komplek PT RAPP. Tujuannya agar Tenaga Kerja Asing yang sudah banyak bekerja di Perusahaan dapat memakai fasilitas tersebut. Para karyawan RAPP juga menurutnya khawatir dengan kehadiran ratusan TKA.

    Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Pekanbaru Oky Drajat seperti dilansir Segmennews.com beberapa waktu lalu mengatakan tenaga kerja asal China hang dilaporkan PT RAPP hanya 200 orang. 80 orang di antaranya sudah tiba di PT RAPP.

    Sementara pernyataan Kadisnaker Provinsi Riau, Rasidin Siregar melalui whatshaap kepada wartawan mengatakan ada 1.500 orang tenaga kerja asing yang dilaporkan PT RAPP ke Kementerian Tenaga Kerja RI, akan masuk ke PT RAPP dalam rangka pembangunan pabrik terbesar di Indonesia tersebut.

    "Di awal pembangunan mereka lapor ke Kemenaker RI akan masuk 1.500 tenaga kerja asing. Mereka bekerja sementara ada yang satu bulan hingga kurang dari 12 bulan," ujarnya.

    Tenaga kerja asing ini bekerja mulai dari kontruksi sampai beroperasi pabrik. Data yang disampaikan Kadisnaker ini jauh lebih besar dari yang saat ini dilaporkan PT RAPP ke Kantor Imigrasi Pekanbaru.

    Komisi E DPRD Riau Panggil Disnaker dan PT.RAPP

    Ketua Komisi E DPRD Riau, Aherson mengaku kecewa terhadap PT.RAPP yang akan mempekerjakan 1.500 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk pembangunan pabrik. Untuk itu, Komisi E akan memanggil Disnaker Riau dan PT.RAPP.

    “Kita kecewa, sampai sebanyak itu tidak wajarlah. Kita aja disini (masyarakat Riau) masih banyak yang menganggur,” tegas Aherson, Senin (26/2/18) beberapa waktu lalu.

    Dalam waktu dekat, kata Aherson pihaknya akan memanggil Disnaker Riau untuk memberikan penjelasan, terkait laporan PT.RAPP yang merekrut tenaga asing.


    “Jika terdapat TKA yang tidak dilaporkan, maka Disnaker Riau harus menindak itu,” ujarnya.

    Dalam pembangunan pabrik, lanjutnya, PT.RAPP wajib melibatkan tenaga lokal.

    “Jika semua di drop dari Tiongkok sana, bisa-bisa nanti sampai tukang sapu nanti juga akan diisi oleh mereka. Ini sangat tidak logis,” ujarnya.

    Sementara itu pihak perusahaan sampai berita ini ditayangkan belum ada jawaban. Konfirmasi yang dilayangkan melalui Whatshapp belum ada jawaban, baik melalui humas maupun dirut Rudi Fajar.(sn/jin)



     
    Berita Lainnya :
  • Desas-Desus 1.500 Naker Asing Yang Akan di Impor PT RAPP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica