Peraturan Presiden (Perpres) No. 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) harus dikawal, karena Perpres itu tidak memberi kemu" />
www.beritaintermezo.com
09:01 WIB - Bupati Inhil Harapkan MTQ Kecamatan Tempuling Hasilkan Qori dan Qori'ah Unggul | 09:00 WIB - Bupati Inhil Hadiri Sosialisasi SPIP | 08:58 WIB - Kebijakan IMF-World Bank Menambah Perjalanan Kerusakan Hutan dan HAM di Riau | 08:53 WIB - Jelang Diskusi Publik 'Menakar Peluang Caleg Incumbent Riau" FPR Riau Silaturahmi dengan Bagus Sant | 08:51 WIB - Jembatan Antara Kebudayaan dan Bentang Alam | 08:48 WIB - Fahri Hamzah : Sandiaga Uno Bukan Ulama Tetapi Tabir
Diduga Ada Perekrutan Buruh Kasar
Menteri Tenaga Kerja Diminta Awasi TKA di PT RAPP
Rabu, 11-04-2018 - 08:48:24 WIB
anggota Komisi IX DPR RI FPPP Okky Asokawati
TERKAIT:
 
  • Menteri Tenaga Kerja Diminta Awasi TKA di PT RAPP
  •  

    JAKARTA (Beritaintermezo.com)-Peraturan Presiden (Perpres) No. 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) harus dikawal, karena Perpres itu tidak memberi kemudahan terhadap akses TKA untuk mengisi pasar kerja di Indonesia.

    Pekerja lokal tak boleh tersingkir dan TKA harus yang profesional, bukan pekerja kasar. Jika melanggar diusir.

    Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI FPPP Okky Asokawati menanggapi Perpres TKA tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (10/4/2018).

    Okky juga mengungkan bahwa belum lama ini sudah bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja terkait mulai maraknya TKA masuk ke tanah air yang bukan ahli.

    Karena itu kata Okky, DPR harus mengawal mengawal Perpres TKA itu bukan untuk pekerja kasar. “Saya khawatir nanti jadi bumerang yang menyerang balik pemerintahan Jokowi kalau TKA adalah pekerja kasar,” ungkapnya.

    Seperti diketahui, di berbagai daerah sudah banyak ditemukan pekerja asing asal Cina yang bekerja sebagai pekerja kasar di perkebunan, pertambangan, hingga pelabuhan.

    Sebagaimana beberapa kali dilaporkan media ini ( Berita Intermezo) bahwa para pencari kerja di Riau kini resah kehilangan lowongan  pekerjaan di PT Kertas Riau Andalan Pulp di Pekanbaru karena mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) dari cina untuk mengisi lowongan setelah pabrik kertas terbesar di Asia itu akan memproduksi tissu

    Pihak Nakertrans Pekanbaru mensinyalir ada sekitar 600 TKA diduga statusnya  ilegal padahal banyak tenaga lokal yg berkualitas bisa mengisi pekerjaan itu.

    Anggota DPR Okky Asokawati menyoroti kasus PT RAP di Pekanbaru ini karena walau UU No.13/2003 membolehkan rekrutmen TKA tetapi sepenjang untuk bidang-bidang yang belum ada ahlinya di tanah air.

    "TKA yang bekerja di Indonesia harus pada level manajerial. Bukan tenaga biasa atau tenaga kasar yang bisa dikerjakan tenaga lokal," Okky mengingatkan.

    Selain DPR, masyarakat juga harus mengawal. Karena bagaimana pun kita masih membutuhkan pekerjaan bagi pekerja lokal,” kata Okky.

    Menurut Okky, Menteri Tenaga Kerja telah meyakinkan publik bahwa Perpres itu hanya untuk menarik pekerja ahli dari luar negeri. Bukan tenaga kuli.

    “Para pekerja lokal harus mendapat proteksi negara. Jangan sampai Perpres tersebut malah menjadi pintu masuk serbuan TKA ke dalam negeri. Di negara ini masih banyak pengangguran dan lapangan kerja masih terbatas,” pungkasnya.

    Beberapa waktu lalu, ketika media ini mengkonfirmasi terkait Tenaga Kerja Asing di PT RAPP, Pihak perusahaan melalui Djarot menampik bahwa perusahaan memperkerjakan buruh kasar. Namun mengakui bahwa perusahaan yang sedang membangun pabrik tekstil mengajukan 1500 TKA dan disetujui kementerian tenaga kerja sebanyak 650 orang.Tetapi, walau ditampik pihak perusahaan, dari informasi yang diperoleh media ini TKA yang direkrut PT RAPP ada sebagai buruh kasar (Bir/jin)



     
    Berita Lainnya :
  • Menteri Tenaga Kerja Diminta Awasi TKA di PT RAPP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    5 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica