Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (Gempar) dalam hal ini diwakili Erlangga melaporkan Walikota bersama beberapa pejabat  di Li" />
www.beritaintermezo.com
20:18 WIB - Yan Prana Dilantik Jadi Sekda,Syamsuar : Bertindak ''Out of The Box'' Terukur dan Terstruktur | 12:35 WIB - 450 Peserta Semarakkan Bulan Bahasa FKIP UIR | 22:53 WIB - F-16 Turun Paksa Pesawat Asing Berbendera Gajah | 20:43 WIB - Besok Sekdaprov Riau Dilantik | 16:23 WIB - RAPBD Riau 2020 Rp 7,8 Triliun Disahkan Kamis Mendatang | 13:45 WIB - Audiensi Panitia Natal Dengan Danlanud, Danlanud : Jaga Toleransi dan Tebarkan Kasih
Gempar Laporkan Walikota dan Pejabat Pekanbaru ke KPK
Kamis, 17-01-2019 - 07:00:28 WIB

TERKAIT:
 
  • Gempar Laporkan Walikota dan Pejabat Pekanbaru ke KPK
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (Gempar) dalam hal ini diwakili Erlangga melaporkan Walikota bersama beberapa pejabat  di Lingkungan Kota Pekanbaru ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Erlangga melaporkan walikota dan keluarga yaitu Alfarabi ke KPK tertanggal Senin 14 Januari 2019 terkait terkait Mark Up Proyek.

    Selain melaporkan Walikota, Gempar juga melakukan unjuk rasa di Gedung  KPK dan Kejagung meminta agar walikota Pekanbaru Firdaus dan pejabat Pemko lainnya ditangkap karena diduga melakukan Mark Up proyek pembangunan kantor komplek walikota di Tenayan Raya sebesar 50 persen dengan dugaan korupsi 700 milyar dari nilai proyek Rp 1,4 Triliun.

    Selain Walikota Firdaus, Gempar dalam unjuk rasanya meminta KPK dan Kejagung menangkap dan memeriksa anak Walikota Firdaus yaitu Alfarabi, Lutfi, M Jamil, Ingot A Hutasuhut diduga sebagai aktor intelektual dalam memonopoli proyek APBD Pekanbaru.

    Dalam Unjuk Rasa tersebut Gempar menyatakan sikap,
    1. Mendesak KPK dan Kejagung Segera memeriksa walikota Firdaus atas dugaan mark up sebesar 50 persen dugaan korupsi 700 milyar atas pembangunan kantor kompleks walikota Pekanbaru yang berada di Tenayan Raya dengan anggaran Rp 1,4 triliun.
    2. Tangkap dan periksa Alfarabi (anak walikota Pekanbaru) dan Lutfi serta Musalimin kabag ULP Pekanbaru yang diduga sebagai aktor Intelektual monopoli proyek di lingkungan Pemko Pekanbaru dalam kegiatan Lelang dan PL proyek APBD kota Pekanbaru tahun 2017-2018.
    3. Periksa M Jamil atas dugaan lahan perizinan ilegal kompleks pembangunan Walikota Pekanbaru yang saat ini kasusnya berada di Kejagung RI
    4. Meminta aparatur penegak hukum kepada KPK dan Kejagung RI menangkap dan memeriksa walikota Pekanbaru, M Jamil, Ingot A Hutashuhut Alfarabi (anak walikota Pekanbaru) dan Lutfi serta Musalimin kabag ULP Pekanbaru yang diduga sebagai aktor Intelektual monopoli proyek di lingkungan Pemko Pekanbaru dalam kegiatan Lelang dan PL proyek APBD kota Pekanbaru senilai Rp 500 miliar Dinas PUPR. ***



     
    Berita Lainnya :
  • Gempar Laporkan Walikota dan Pejabat Pekanbaru ke KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica