www.beritaintermezo.com
09:13 WIB - UIR-Pemkab Kampar Sepakat Majukan Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat | 09:09 WIB - Bupati Irwan Hadiri Rakor Bersama Mentri Keuangan Sri Mulyani Bahas Rencana Pemberian Fasilitas Perp | 09:35 WIB - Meranti Batalkan Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-39 Provinsi Riau 2020, Ini Alasannya | 09:15 WIB - Pembukaan Porkab Rohil Tanggal 16 Desember Ditaman Budaya | 09:11 WIB - 26 Koperasi Berprestasi di Rohil Stuban ke Surabaya | 09:07 WIB - Jadi Locus Penuntasan Stunting di Indonesia, Kepulauan Meranti Targetkan 2020 Bebas Stunting
Polemik Mutasi Guru Pekanbaru. Mas Irba : Sesuai UU, ASN Siap Ditempatkan Dimana Saja.
Sabtu, 16-11-2019 - 11:40:54 WIB
Kabag Humas Pemko Pekanbaru Mas Irba
TERKAIT:
 
  • Polemik Mutasi Guru Pekanbaru. Mas Irba : Sesuai UU, ASN Siap Ditempatkan Dimana Saja.
  •  

    Pekanbaru ( Beritaintermezo.com ) - Persoalan kesejahteraan sering menjadi perbincangan, demikian juga persoalan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) untuk guru sertifikasi di Kota Pekanbaru kembali mencuat. Para guru sertifikasi ini mengadu ke DPRD, Komisi III Senin pagi (11/11/2019).

    Dalam pengaduannya, para guru menjadi resah dan galau, sebab adanya kehilangan penghasilan,
    Banyak kejanggalan pada mutasi yang dilakukan  Disdik Kota Pekanbaru.diantaranya seorang guru dimutasi menjadi pegawai fungsional di dinas pendidikan.

    Demikian juga banyak guru yang dimutasi di tempat yang jauh dari tempat tinggalnya, yang mengakibatkan guru ini menjadi terbebani.

    Guru guru ini menduga bahwa mutasi kali ini diakibatkan, beberapa bulan yang lalu mengadakan demonstrasi  menuntut Walikota ( Firdaus,red) membayar TPP tenaga pendidik, sebab yang dimutasi orang orang yang melakukan demonstrasi.

    Menanggapi hal ini, Komisi III yang digawangi Yasser Hamidy, merekomendasikan akan melakukan pertemuan lanjutan di hari senin( 18/11/2019 ).antara guru guru dengan dinas pendidikan agar jangan menjadi pengaduan sepihak dan mutasi yang dilakukan dinas Pendidikan  menghasilkan kebaikan di dunia pendidikan kota Pekanbaru.

    " supaya jangan sepihak senin depan kita akan panggil dinas pendidikan dan guru guru yang dimutasi agar jelas tujuan dilakukan mutasi " ujar Yasser.

    Di Tempat terpisah Menanggapi hal itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT melalui Kepala Bagian Humas Setdako Pekanbaru H.  Mas Irba Sulaiman mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak melarang para guru sertifikasi mengadu ke dewan.Hanya saja, kata dia, para guru harus menyampaikan data yang benar terkait persoalan TPP. Ia menegaskan, TPP yang dituntut oleh guru sertifikasi ini bukanlah hak.

    " Walikota tidak melarang guru menyampaikan aspirasi ke DPRD, silahkan saja. Tapi menyampaikan aspirasi itu memberikan data yang benar. Ketika dia mengatakan TPP itu adalah hak, itu bukan hak," kata Irba, Jumat (15/11/2019).sore.

    Irba menambahkan, TPP itu diberikan oleh pemerintah sepanjang memungkinkan, berdasarkan keuangan daerah yang mampu membayar TPP. Sesuai rekomendasi kementerian Keuangan. "Kalau guru  tanya mengapa ASN lain dibayarkan, sampai hari ini mereka kan juga sudah terima (dana) sertifikasi, TPP dibayarkan bila keuangan daerah memadai sesuai hasil konsultasi dengan kementerian keuangan"  jelasnya.

    Irba juga mengatakan " mutasi guru tidak ada yang salah, itu kewenangan pimpinan, mungkin pimpinan melihat lebih cocok Fungsional dari pada jadi guru, itu sah dan tidak ada yang dilanggar " sebutnya.

    Irba juga mempertanyakan bahwa guru seharusnya mengajar bukan demo meninggalkan anak didik. " cocok ngak Guru - Guru demo, berhari hari meninggalkan anak muridnya. Apalagi ketika dilantik, diambil sumpah  seluruh ASN telah menandatangani siap ditempatkan dimana saja"

    Menyinggung soal aduan para guru ke DPRD terkait mutasi guru yang berdemo beberapa waktu lalu. Menurutnya, jika para guru tidak merasa salah kenapa harus takut dimutasi.

    "Disampaikan bahwa terindikasi mereka yang demo akan dipindahkan, mengapa mesti takut. Kalau mereka merasa demo itu tidak salah, kenapa mereka takut dimutasi. Tapi hari ini takut, mereka sampaikan ke DPRD," paparnya.

    Ditanya soal pemanggilan, Irba menyebutkan akan melihat seperti apa pemanggilan itu. "Kalau kita hadir hanya masalah itu aja, kita akan pertimbangkan juga akan hadir disana," kata dia.

    Ia menegaskan, persoalan TPP itu sebelumnya sudah selesai bersama anggota DPRD Pekanbaru periode yang lalu. Saat itu, walikota sudah menyatakan akan membayar TPP jika kondisi keuangan Pemko Pekanbaru memungkinkan untuk membayar.

    "Ini sudah selesai dengan DPRD yang kemarin. Kemudian oleh pak wali oke dibayarkan sepanjang keuangan kita mampu untuk membayarkan itu. Pak wali sudah sampaikan kok, makanya dia jangan mengatakan itu hak," jelas Irba.(edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polemik Mutasi Guru Pekanbaru. Mas Irba : Sesuai UU, ASN Siap Ditempatkan Dimana Saja.
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    7 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica