www.beritaintermezo.com
14:32 WIB - Musim Hujan, Pemuda Batak Bersatu Bersihkan Parit dan Cor Jalan Berlubang | 08:22 WIB - Antisipasi dan Cegah Covid-19, Ketua TIM PKK Riau Salurkan Masker di Tiga Kabupaten | 07:55 WIB - Peringati Hari Oeang ke-74, DJPB Bengkulu Lapas Penyu dan Tanam Pohon | 10:43 WIB - Tak Patuhi Protokol Kesehatan, 103 Orang Terjaring Petugas | 10:22 WIB - Peduli Covid-19, LAzismu Riau Bagi-Bagi Masker Kepada Pedagang Pasar | 09:50 WIB - Bersama Ratusan Santri, Kapolres Meranti Doa Bersama untuk Pilkada Damai
Rumah Nawacita : Negara Harus Melindungi Pelapor Kasus Dugaan Jaksa Pemeras 63 Kepala Sekolah
Rabu, 22-07-2020 - 16:19:20 WIB

TERKAIT:
 
  • Rumah Nawacita : Negara Harus Melindungi Pelapor Kasus Dugaan Jaksa Pemeras 63 Kepala Sekolah
  •  

    PEKANBARU (Beritaintetmezo.com)-Founder Rumah Nawacita, Raya Desmawanto Nainggolan, MSi meminta negara lewat organ keamanan dan hukum memberi perlindungan terhadap para pelapor kasus dugaan pemerasan/ gratifikasi oleh jaksa terhadap 63 kepala sekolah di Indragiri Hulu, Riau. Saatnya negara menunjukkan keberpihakannya terhadap anak-anak bangsa yang menginginkan penegakan hukum di negeri ini.

    "Inilah momentum negara menunjukkan keberpihakan dan keadilan kepada anak-anak bangsa yang ingin hukum ditegakkan di negeri ini. Para pelapor dan pihak terkait harus dilindungi oleh negara. Jika tidak, masyarakat tidak akan peduli lagi dengan carut marut hukum di negara kita, bumi Pancasila tercinta," kata Raya Desmawanto dalam keterangan kepada media, Rabu (22/7/2020).

    Raya menegaskan, para pelapor dan pihak-pihak yang mendorong terungkapnya kasus ini ke publik seharusnya mendapat apresiasi dan penghargaan.

    "Bukan sebaliknya mereka dibiarkan sendiri berjuang. Negara sepantasnya memberikan penghargaan," kata Raya.

    Menurutnya, kasus dugaan pemerasan terhadap 63 kepala Sekolah Menengah Pertama (DMP)  di Inhu dapat terungkap ke publik karena keberanian sejumlah pihak dalam menghadapi penegakan hukum yang diselewengkan oleh oknum-oknumnya. Padahal, biasanya warga maupun institusi pemerintah daerah takut menghadapi institusi hukum dan cenderung diam.

    "Ini kasus yang di luar kebiasaan. Biasanya orang dan pemda tak berani menghadapi institusi hukum (jaksa), namun kasus ini kita melihat keberanian mereka. Kita sangat apresiasi terhadap mereka dan negara haruslah memberi perlindungan agar kasus ini dapat diungkap terang benderan," tegas Raya.

    Informasi yang diperoleh oleh Rumah Nawacita, menemukan indikasi total dana yang disetor ke oknum jaksa mencapai Rp 1,5 miliar lebih. Penyerahan uang dilakukan dalam beberapa tahap yang dikoordinatori oleh sejumlah kepala sekolah. Diduga kuat uang itu berasal dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang disisihkan para kepala sekolah. Setidaknya ada 3 oknum jaksa yang disebut-sebut terlibat.

    Menurut Raya, pemeriksaan terhadap oknum-oknum jaksa haruslah dilakukan secara transparan dan kredibel oleh internal kejaksaan. Selain itu, kepolisian juga haruslah menindaklanjuti laporan dari para guru melalui PGRI terkait dugaan tindak pidana dalam kasus dana BOS tersebut.

    "Sangat kita sayangkan pernyataan Kepala Kajati Riau yang menyebut kalau laporan kasus pemerasan kepala sekolah ini sebagai pengalihan isu atas penanganan kasus korupsi di Pemda Inhu. Pernyataan tersebutlah yang justru sebagai pengalihan isu. Kita berharap kepolisian juga menindaklanjuti laporan dari para guru melalui PGRI," tegas Raya.

    Menurut Raya, kasus dugaan pemerasan oknum jaksa terhadap 63 kepala sekolah ini amat serius. Apalagi hal ini terjadi terkait penggunaan dana BOS yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan anak bangsa.

    "Jika dana pendidikan menjadi lahan bancakan oknum-oknum, maka percuma kita bicara soal pembangunan akhlak dan SDM. Bagaimana mungkin kita bisa menuju Indonesia Maju kalau dana pendidikan justru disunat," pungkas Raya.***



     
    Berita Lainnya :
  • Rumah Nawacita : Negara Harus Melindungi Pelapor Kasus Dugaan Jaksa Pemeras 63 Kepala Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica