www.beritaintermezo.com
05:34 WIB - C1 Wajib diumumkan di PPS, jika tidak Pidana mengancam. | 18:17 WIB - Polres Dairi Berikan Pengamanan Kebaktian Ibadah Paskah | 09:08 WIB - Prabowo-Sandi Unggul Di TPS 7 Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu | 09:02 WIB - Rusidi : Kami Rokemendasikan 112 TPS PSU dan Lanjutan Di Riau. | 20:45 WIB - TNI-Polri Dairi Turunkan Anggota Kawal Pilpres-Pileg 2019 | 06:36 WIB - Ribuan Warga Riau Kompleks Antusias Ikut Pemilu
PT RAPP Berikan Pelatihan Budidaya Nenas Kepada 43 Petani di Pulau Padang
Jumat, 19-10-2018 - 16:40:16 WIB

TERKAIT:
 
  • PT RAPP Berikan Pelatihan Budidaya Nenas Kepada 43 Petani di Pulau Padang
  •  

    PULAU PADANG (Beritaintermezo.com) – Sebanyak 43 petani dari empat desa di dua Kecamatan, yakni Merbau dan Tasik Putri Puyu, Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti mengikuti Pelatihan Lapangan Pertanian dan Budidaya Nanas yang diselenggarakan oleh Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Jumat (19/10).

    Mendapatkan pelatihan ini, Agus Efandi mengaku sangat tertarik dengan pelatihan yang diadakan RAPP. Sebab, banyak ilmu yang ia dapatkan dari pelatihan ini.

    “Kami merasa beruntung dapat mengikuti pelatihan ini, banyak ilmu yang sangat bermanfaat yang kami dapatkan. Selama ini kami menjalankan pertanian dengan kemampuan dan pengetahuan seadanya. Ke depan kami akan menerapkan sistem pertanian yang telah kami pelajari disini, semoga mendapatkan hasil lebih meningkat,” tutur Agus.

    CD Koordinator estate Pulau Padang, Mahmud Hasyim menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas petani dalam memaksimalkan potensi lahan dan budidaya sehingga dapat meningkatkan hasil produksi.

    “Pertanian dan  budidaya nenas yang dijalankan oleh petani saat ini sudah baik. Dengan pelatihan yang diberikan kedepan para petani dapat menjalankan pertanian dengan metode yang lebih baik sehinga hasil produksinya lebih optimal dan berkualitas,” ujar Mahmud.

    Mahmud menambahkan bahwa budidaya nenas ini merupakan program pertanianone village one commodity (OVOC) dimana setiap desa mempunyai satu komoditas tanaman ungggulan.

    "Saat ini nenas menjadi pilihan petani untuk dikembangkan dan kami memberikan dukungan. Harapan kedepannya para petani serius dan berhasil sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat petani,” sambung Mahmud.

    Selama pelatihan berlansung para peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh Instruktur, mulai dari penyiapan lahan, pemilihan bibit yang baik, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemanenan. Selanjutnya para perserta juga melakukan dialog interaktif dengan instrukur agar lebih memahami materi yang diberikan. (rls)



     
    Berita Lainnya :
  • PT RAPP Berikan Pelatihan Budidaya Nenas Kepada 43 Petani di Pulau Padang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    4 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica