Korban dibawa Ln untuk mencari uang dengan cara melayani tamu-tamu di tempat-tempat hiburan, kadang-kadang di warung tuak di Sungai Lala " />
15:08 WIB - Kapolda Riau Resmikan Jaga Pemilu | 12:49 WIB - iKLAN | 09:53 WIB - Saksi Sebut, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet Jemput Uang dari PT CGA ke Surabaya | 09:49 WIB - Dalami Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepsek di Inhu Riau | 09:38 WIB - Bupati Irwan Resmikan Pemakaian Pelabuhan Berstandar Nasional di Desa Pelantai | 09:30 WIB - New Normal di Webinar PPs UIR, Ekonomi Berputar Kesehatan Warga Tetap Dijaga
Prostitusi Anak di Inhu, Korban Layani Tamu di Kedai Tuak
Rabu, 04-09-2019 - 08:03:16 WIB
Ilustrasi (foto : int)
TERKAIT:
 
  • Prostitusi Anak di Inhu, Korban Layani Tamu di Kedai Tuak
  •  

    Pekanbaru (Beritiantermezo.com)-Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hulu (Inhu) membongkar prostitusi anak di bawah umur. Enam orang pelaku ditangkap polisi, salah satunya seorang muncikari perempuan inisial Ln.

    "Enam orang pelaku, satu muncikari dan 5 lainnya yang menikmati persetubuhan anak di bawah umur," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Dasmin Ginting, Selasa (3/9) seperti dilansir merdeka.com.

    Keenam pelaku yakni Ln, Adk, Skn, Hdt, Klw dan Sts. Prostitusi anak di bawah umur ini terbongkar bermula saat orang tua korban melaporkan anaknya dihamili ke Polsek Lirik. Setelah melalui proses penyelidikan, kasus tersebut dikembangkan dan dilimpah ke Unit PPA Polres Inhu.

    "Korban berusia 17 tahun, dan sejak 2 tahun lalu dipaksa bekerja melayani pria hidung belakang oleh Ln," kata Dasmin.

    Dasmin menceritakan, sekitar tahun 2017 korban bertengkar dengan orang tuanya lari dari rumah. Setelah lari dari rumah lebih kurang 1 bulan, korban tinggal di rumah Ln di Air Molek selama 1 bulan.

    "Korban dibawa Ln untuk mencari uang dengan cara melayani tamu-tamu di tempat-tempat hiburan, kadang-kadang di warung tuak di Sungai Lala ada beberapa kali," ucap Dasmin.

    Ln menawarkan kepada korban untuk melayani laki-laki hidung belang dengan biaya tarif antara Rp 200.000 sampai Rp 500.000 setiap tamu yang membawa korban Ln mendapatkan Rp 50.000 sampai Rp 100.000 pertamu.

    "Akhirnya korban hamil 7 bulan. Dari laporan itulah terungkap kasus prostitusi tersebut. Kasus ini masih kita kembangkan," jelasnya. ***(int1)



     
    Berita Lainnya :
  • Prostitusi Anak di Inhu, Korban Layani Tamu di Kedai Tuak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica