www.beritaintermezo.com
15:52 WIB - Peroleh Akreditasi, Scoot Gabung ke International Air Transport Association (IATA)   | 13:20 WIB - DPRD Rohil Terima Ranperda APBD Tahun 2023 | 13:12 WIB - Sukses Transformasi PTPN V, Jatmiko Santosa Dinobatkan 100 Top CEO 2022 | 13:09 WIB - Perusahaan RAPP Gelar Bakti Sosial Dalam Rangka RGE Founder's Day 2022 | 13:05 WIB - Jadi Inspektur Upacara HUT Korpri ke-51, Afrizal Sintong : Korpri Adalah Rumah Bersama | 13:02 WIB - Ciuman Tangan Wabup Rohil Kepada Ibu Guru Saat Mengunjungi SDN 003
Pemkab Inhil Harapkan Puskesmas Lacak dan Segera Tangani Bayi Gizi Buruk
Jumat, 13-04-2018 - 07:23:02 WIB
Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir
TERKAIT:
   
 

Inhil (Beritaintermezo.com)-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan mengharapkan kepada Puskesmas agar terus melakukan penanganan dan pelacakan kasus bayi dan anak yang mengalami permasalahan gizi kurang atau gizi buruk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Zainal Arifin menyatakan, masyarakat terus mengunjungi Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan gizi kurang dan gizi buruk.

Bagi masyarakat yang menemukan anak-anak dengan gizi kurang atau gizi buruk, bisa melaporkan dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan perbaikan gizi.

"Karena indikator keberhasilan kita adalah semua kasus gizi kurang atau gizi buruk dapat ditangani 100 persen," ungkapnya.

Seperti kasus bayi Natania berusia 1, 4 tahun dengan berat hanya 5,6 kilogram, berdasarkan standar status gizi masuk dalam kategori gizi kurang. Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas Gajah Mada terus melakukan pemantauan status gizi melalui Rumah Pemulihan Gizi (RPG).

Ibu Natania secara aktif telah mengikuti kegiatan di RPG pada hari Kamis setiap pekannya yang dimulai pada tanggal 8 Maret lalu. Natania diberikan biskuit dan ibunya diedukasi mengenai cara pengolahan bahan makanan yang sesuai dengan usia Natania. Kondisi saat ini berat badan bayi Natania sudah meningkat menjadi 6,5 kilogram.

"Di Indonesia saat ini termasuk Kabupaten Inhil pada tema Rakerkeskab beberapa hari yang lalu juga mengangkat masalah Stunting (Kekerdilan). Kita terus melakukan penanganan gizi buruk dan Stunting yang mejadi prioritas kesehatan, walaupun banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi bayi atau anak dengan Stunting," imbuh.(adv/edy)



 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Inhil Harapkan Puskesmas Lacak dan Segera Tangani Bayi Gizi Buruk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    8 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    9 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    10 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica