www.beritaintermezo.com
19:27 WIB - PWI Pelalawan Libas Apdesi 2-0, Bupati Pelalawan Zukri Cetak Satu Gol | 13:47 WIB - Ditutup Wapres Ma'ruf Amin, PLN Sukses Kawal Listrik PON XX Papua 2021 | 10:03 WIB - Peringati Hari Sumpah Pemuda 2021, Kades Sontang Buka Open Turnamen Vollybal Se Kecamatan Bonai Daru | 08:07 WIB - Polres Kampar : Perkara Anthony Hamzah Bukan Kriminalisasi & Tak Ada Kaitannya Dengan PTPN V | 16:49 WIB - Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan Masyarakat, PTPN V Salurkan Bantuan PKBL Sebesar Rp15 Juta Untuk | 16:45 WIB - Wisata Alam Lirik Binaan Pertamina Raih Sertifikasi RBRA dari Kementerian PPPA
Pemda Harus Kelola Hasil Laut Rokan Hilir
Selasa, 24-08-2021 - 10:53:17 WIB
Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPD LLMB Rohil, Ali Sahbana
TERKAIT:
 
  • Pemda Harus Kelola Hasil Laut Rokan Hilir
  •  

    BAGANSIAPIAPI (Beritaintermezo.com) - Melihat pendapatan dari sektor perikanan di Rokan Hilir selama ini tidak tergarap, Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPD LLMB Rohil, Tuan Ali Sahbana mengusulkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) hasil laut Rokan Hilir harus dikelola.

    Dikatakan Ali Sahbana, bahwa pesisir laut Rohil seperti Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Kuba di Pulau Halang, Kubu, dan Pasir Limau Kapas.

    Diketahuinya, bahwa ekspor ikan di Pasir Limau Kapas yang bayar pajaknya ke Medan, karena karantina yang dipakai daerah Medan maka secara otomatis hasil pajak ekspor ikan tersebut tidak pemerintah Rohil yang menikmati.

    Kemudian itu, ratusan ton ikan busuk setiap bulan langsung dibawa ke Medan tanpa ada retribusi ke daerah. "Mereka jual ikan pakai kapal 150 ton ke Medan, kemudian mereka balik bawa garam dari Medan. Artinya hasil laut dan hasil jual beli garam semuanya melalui Medan," ungkapnya.

    Ali Sahbana menganjurkan, bahwa tempat pelelangan ikan atau gudang ikan harus ada di Bagansiapiapi sebagai tempat transit untuk diekspor ke luar daerah atau luar negeri. "Untuk itu kita dari LLMB Rohil usulkan khusus perikanan ini mendapat perhatian khusus oleh pemerintah daerah," ujarnya.

    Jika gudang utamanya di Bagansiapiapi katanya, sudah pasti banyak tenaga kerja yang terserap di Bagansiapiapi. Kemudian itu, seperti kebutuhan garam di Pulau Halang belakang dan Pulau Halang Depan, sepengetahuannya sangat banyak sekali, satu bulan sekitar 800 ton bahkan lebih 1000 ton setiap bulannya.

    Dengan demikian kalau gudangnya di Bagansiapiapi maka setiap hari dua kontainer garam masuk dan bisa warga Bagansiapiapi bekerja sebagai buruh bongkar muat. (zal)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemda Harus Kelola Hasil Laut Rokan Hilir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica