Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) berpenghasilan rendah di Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau mendapat bantuan bedah" />
www.beritaintermezo.com
15:08 WIB - Kapolda Riau Resmikan Jaga Pemilu | 12:49 WIB - iKLAN | 09:53 WIB - Saksi Sebut, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet Jemput Uang dari PT CGA ke Surabaya | 09:49 WIB - Dalami Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepsek di Inhu Riau | 09:38 WIB - Bupati Irwan Resmikan Pemakaian Pelabuhan Berstandar Nasional di Desa Pelantai | 09:30 WIB - New Normal di Webinar PPs UIR, Ekonomi Berputar Kesehatan Warga Tetap Dijaga
Sebanyak 52 KK Warga Desa Domo Dapat Bantuan Bedah Rumah
Senin, 23-12-2019 - 06:24:56 WIB

TERKAIT:
 
  • Sebanyak 52 KK Warga Desa Domo Dapat Bantuan Bedah Rumah
  •  

    KAMPAR (Beritaintermezo.com)-Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) berpenghasilan rendah di Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau mendapat bantuan bedah rumah dari program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

    Bantuan tersebut membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas rumah yang mereka tempati.  Dana bantuan yang diterima warga Rp17.500.000, kemudian untuk beli bahan bangunan Rp15.000.000 dan untuk upah tukang Rp2.500.000

    Salah seorang warga yang menerima bantuan bedah rumah, Apendi (56) mengaku, sangat terbantu dengan ada program bedah rumah. Dana yang diterimanya untuk bedah rumah sebesar Rp17.500.000 langsung masuk kerekening miliknya.

    "Toko untuk belanja bahan bangunan sudah ditetapkan bersama. Sesuai hasil kesepakatan kami,"kata Apendi, kepada wartawan, di rumahnya, Ahad 22 Desember 2019.

    Tokoh masyarakat Desa Domo yang juga menerima bantuan bedah rumah, Safarudin (62) mengatakan, sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah. Untuk pembelian bahan bangunan tidak ada masalah sudah sesuai dengan harga dan kami menyanggupinya.

    "Untuk pembelian bahan bangunan sudah ada ketentuan sesuai kesepakatan. Masyarakat ingin belanja bahan bangunan sudah ada toko yang siap sebagai penyedia, tentunya toko yang memenuhi persaratan "ujar Safarudin.

    Hal senada juga diungkapkan tokoh masyarakat Desa Domo, Ajismanto (50), masyarakat yang menerima bantuan bedah rumah sesuai hasil musyawarah. Hasil rapat itu, diserahkan pada Pemerintah Desa Domo. Kemudian, turun penijauan.

    "Masyarakat merasa terbantu dengan adanya bantuan bedah rumah. Ukuran (sebenarnya) belum bisa rehab rumah, namun dengan adanya bantuan tersebut rumah warga bisa bagus," tutur Ajismanto yang juga salah seorang Ninik Mamak di desa Domo.

    Ajismanto menyebutkan, untuk pembelian bahan bangunan sesuai dengan harga yang sudah ditentukan oleh pihak toko bangunan dan disetujui penerima tidak ada masalah dengan harga bahan bangunan.

    "Warga yang ingin belanja bahan bangunan sudah ada toko yang siap sebagai penyedia tentunya toko yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kesepakatan," terang Ajismanto.

    Pemilik toko bangunan tempat warga membeli bahan bangunan, Meriani (37) menyebutkan, ketentuan harga bahan bangunan persetujuan warga. Jika sudah ada kesepakatan, bahan bangunan dimasukan.

    "Fasilitator sudah menyetujui harga bahan bangunan. Draf harga dibagikan pada warga," sebut Meriani.

    Meriani mengungkapkan, bahan bangunan yang dimasukan atau dikirimkan pada warga sudah sesuai dengan kesepakatan. Pemerintah Desa tidak ada menetapkan harga. Harga bahan bangunan berdasarkan kesepakatan warga dengan kami.

    "Harga kayu satu kubik Rp2.450.000 sudah sesuai dengan harga," ungkap Meriani.

    Kepala Desa Domo Firmansyah mengatakan, penerima bantuan bedah rumah diajukan oleh tokoh masyarakat ( ninik mamak) dalam musyawarah desa, yang mendapatkan bantuan merupakan hasil dari musyawarah tersebut, dan Dana bantuan dikirim ke rekening warga penerima bantuan.

    "Warga mendapat bantuan bedah rumah berdasarkan hasil kesepakatan dari musyawarah desa selanjutkan di sk kan oleh satuan kerja penyediaan perumahan propinsi Riau nomor sk : 04/kampar-04/BSPS-77RIAU/V/2019,"ujar Firmansyah.

    Firman menyebutkan, pemerintah desa tidak ada menetapkan harga bahan bangunan. Harga bahan bangunan ditentukan oleh toko dan disetujui warga penerima bantuan.

    "Saya tidak ada mengambil keuntungan pribadi dari bedah rumah tersebut. Sedangkan bikin RAB pihak fasilitator degan pihak toko dan penerima," jelas Firmansyah.(anh)



     
    Berita Lainnya :
  • Sebanyak 52 KK Warga Desa Domo Dapat Bantuan Bedah Rumah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica