Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaharapkan kebijakan Arab Saudi menaikkan pajak PPN sebesar 5% sejak 1 Januari tahun ini tidak akan " />
www.beritaintermezo.com
16:14 WIB - Pemkab Meranti Berduka, Asisten III Setda Meranti Drs T Akhrial Meninggal Dunia di RSUD Dorak | 13:40 WIB - Jika Terpilih, Paslon Bupati Dairi St Rimso Maruli Sinaga SH MHAkan Bangun Universitas di Dairi | 13:37 WIB - Paslon Rim Uli No 3 : Kabuapten Dairi Harus Bebas Dari Bahaya Norkoba | 13:31 WIB - Protes Kebijakan Mendagri, DPR Bakal Gaduh Mau Bukun Angket | 13:25 WIB - Kader Mengundurkan Diri, Gerindra Menari di Atas Isu Sara Kejar Kepentingan | 14:34 WIB - IPHI Sibolga, Santuni Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu
Dewan Berharap Kebijakan Pajak Arab Saudi Tidak Pengaruhi ONH
Jumat, 05-01-2018 - 08:17:12 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah
TERKAIT:
 
  • Dewan Berharap Kebijakan Pajak Arab Saudi Tidak Pengaruhi ONH
  •  

    Jakarta, (BI)-Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaharapkan kebijakan Arab Saudi menaikkan pajak PPN sebesar 5% sejak 1 Januari tahun ini tidak akan berimplikasi kepada Indonesia terutama dalam penetapan ongkos naik haji dan umroh.

    Karenanya pemerintah Indonesia diminta segera melakukan respon termasuk melobi pemerintah Arab Saudi, agar kebijakannya itu hanya berpengaruh pada rakyat Saudi sendiri, dan tidak berpengaruh pada umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji dan umroh.

    “Saya berharap Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, dan juga Kementerian Keuangan untuk melakukan lobi yang intensif dengan Pemerintah Arab Saudi. Sebab, kalau tidak, hal ini akan mempengaruhi struktur biaya haji dan umroh,” tegas Fahri Hamzah yang baru kembali memimpin rombongan DPR ke Arab Saudi dalam mensosialisasikan UU tentang Buruh Migran.

    Menurut Fahri, selama ini sudah banyak beban masyarakat Indonesia dalam berbadah. Misalnya meningkatnya harga visa untuk kedatangan yang kedua, ketiga dan seterusnya.

     “Malah saya mendengar, akibat dari meningkatnya harga visa itu, maka jamaah umroh kebanyakan tidak hanya pergi ke Saudi Arabia, tapi juga mengoptimalkan kunjungannya ke negara-negara lain demi menghemat visa, karena sekali bayar sekalian jalan-jalan,” ujarnya.

    Dengan demikian untuk menghadapi kebijakan Saudi Arabia dalam hal pajak tersebut, Pemerintah Indonesia perlu mempunyai kajian yang lebih mendalam. “Itu penting, supaya tidak akan berpengaruh pada biaya haji dan umroh,” katanya. (Bir).



     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Berharap Kebijakan Pajak Arab Saudi Tidak Pengaruhi ONH
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica