Paguyuban Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok, Jawa Barat, mengadukan masalah konflik lahan yang terjadi antara Pemerintah Kota Depok dan " />
www.beritaintermezo.com
16:14 WIB - Pemkab Meranti Berduka, Asisten III Setda Meranti Drs T Akhrial Meninggal Dunia di RSUD Dorak | 13:40 WIB - Jika Terpilih, Paslon Bupati Dairi St Rimso Maruli Sinaga SH MHAkan Bangun Universitas di Dairi | 13:37 WIB - Paslon Rim Uli No 3 : Kabuapten Dairi Harus Bebas Dari Bahaya Norkoba | 13:31 WIB - Protes Kebijakan Mendagri, DPR Bakal Gaduh Mau Bukun Angket | 13:25 WIB - Kader Mengundurkan Diri, Gerindra Menari di Atas Isu Sara Kejar Kepentingan | 14:34 WIB - IPHI Sibolga, Santuni Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu
Pemerintah Komplik Dengan PT Petamburan
Terancam Digusur, Ribuan Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok Mengadu Ke DPD RI
Kamis, 24-05-2018 - 20:06:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Terancam Digusur, Ribuan Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok Mengadu Ke DPD RI
  •  

    JAKARTA, (BI)-Paguyuban Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok, Jawa Barat, mengadukan masalah konflik lahan yang terjadi antara Pemerintah Kota Depok dan PT.Petamburan Jaya Raya, sehingga ribuan pedagang pasar terancam digusur.

    Karena itu Ketua Paguyuban Karno memohon bantuan Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI agar Mahkamah Agung (MA) menunda eksekusi dan meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk menjadikan lahan pasar menjadi milik negara.

    “Semoga DPD RI bisa membantu kami agar aset negara tidak jatuh ke tangan swasta, kami juga berharap agar eksekusi tidak dilakukan karena kami sudah 30 tahun berdagang di pasar tersebut,” tegas Karno di Kompleks DPD RI, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

    Menaggapi itu senator dari Provinsi Jawa Barat Ayi Hambali menjelaskan awalnya lahan tersebut adalah milik rakyat dan dibebaskan oleh PT.Petamburan Jaya Raya dengan syarat akan dikembalikan ke negara.

    "Kini, waktu penguasaan oleh PT. Petamburan telah habis dan pihak BPN tidak mau memperpanjang. Kemudian PT.Petamburan membawa masalah ini ke pengadilan, namun Pemerintah Kota Depok selalu kalah hingga ke Mahkamah Agung. Ayi mengatakan bahwa keinginan rakyat adalah agar Peninjauan Kembali (PK) MA sebagai keputusan non eksekutorial," kata Ayi.

    Menurutnya sudah 3 kali akan dieksekusi setiap kali mau lebaran. Ini tidak bisa kita biarkan friksi seperti ini, jadi harus diatasi karena menyangkut nasib mencapai 5000 pedagang.

    Setelah para senator menggali informasi dari para pedagang, Ketua BAP  Abdul Gafar Usman mengatakan bahwa DPD RI akan mengambil langkah pertama dengan menggali informasi dari Pemprov. Jawa Barat, Pemkot. Depok, dan PT. Petamburan Jaya Raya.

    ”Setelah semua informasi terkumpul, apakah itu pertemuannya disini (DPD-red) atau kami yang ke Depok, baru kita berbicara khusus dengan Menteri Agraria,” ujar Abdul Gafar.(Bir)



     
    Berita Lainnya :
  • Terancam Digusur, Ribuan Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok Mengadu Ke DPD RI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica