Pengacara Pengawal Konstitusi Saor Siagian dan kawan-kawan melaporkan kedua Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah serta dua anggo" />
www.beritaintermezo.com
09:59 WIB - Teken MoU, Disnaker Rohul Pastikan Perluasan Cakupan Peserta dan Kepatuhan | 09:53 WIB - Integrasi OSS dan portal BPJS Mudahkan Pelaku Usaha | 07:53 WIB - Datang Dengan Kekuatan Penuh Kafilah Kampar Siap Raih Juara Umum | 07:48 WIB - UIR Segera Dirikan Pusat Studi Halal Kerjasama dengan BPOM dan MUI | 07:45 WIB - Polsek Panipahan Amankan 4 Pelaku Narkotika Dilokalisasi | 07:19 WIB - Bupati Sukiman Terima Penghargaan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten Peduli HAM
Buntut Skenario Ratna Sarumpaet, 4 Anggota DPR di Laporkan ke MKD
Jumat, 05-10-2018 - 09:25:06 WIB

TERKAIT:
 
  • Buntut Skenario Ratna Sarumpaet, 4 Anggota DPR di Laporkan ke MKD
  •  

    JAKARTA (BI)-Pengacara Pengawal Konstitusi Saor Siagian dan kawan-kawan melaporkan kedua Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah serta dua anggota DPR RI Mardani Ali Sra (PKS), dan Rachel Maryam (Gerindra) ke MKD.

    Laporan itu atas pelanggaran etika dan kebohongan pernyataan yang dilakukan oleh keempat anggota DPR RI tersebut terkait kobohongan publik yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

    Saor Siagian diterima staf MKD di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (4/10/2018). “Saya tetap percaya MKD meski dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad, Waketum Gerindra,” tegas Saor.

    Dia mengaku percaya pada MKD meski dipimpin oleh politisi Gerindra. Sebab, jangan seperti Ratna Sarumpaet dan Timses Prabowo – Sandi yang mengklaim tidak percaya pada aparat kepolisian. “Tapi, akhirnya terbukti Ratna Sarumpaet berbohong,” ungkapnya kecewa.

    Menurut Saor, melaporkan keempat anggota dewan tersebut terutama Fadli dan Fahri sangat penting karena sebagai pejabat publik, yang mewakili rakyat. Sehingga harus hati-hati dalam membuat peryataan ke publik.

    “Mereka diikat kode etik pejabat publik, sumpah jabatan, dan UU ITE yang pidananya selama 6 tahun, jika terbukti melakukan kebohongan. Jadi, Pak Fadli dan Fahri baca lagi sumpah jabatan dan UU ITE sebelum membuat pernyataan yang menimbulkan kegaduhan masyarakat,” jelas Saor lagi.

    Selain itu kata Saor, akan berbahaya kalau Prabowo menjadi Presiden RI dengan pembantu seperti Fadli Zon. “Sebab, kalau informasi itu antarnegara, misalnya dengan Malaysia, dan berdasarkan laporannya, Prabowo lalu melakukan penyerangan ke Malaysia atas dasar berita bohong, tentu sangat membahayakan negara,” ungkapnya.

    Terkahir, laporan ini agar anggota DPR RI tersebut dengan tersandera dengan tudingan telah melakukan penyebaran berita hoax, dan sebaliknya, masyarakat juga tidak dirugikan.

    “Jadi, laporan ini menguntungkan kedua belah pihak,” pungkasnya.(Bir).



     
    Berita Lainnya :
  • Buntut Skenario Ratna Sarumpaet, 4 Anggota DPR di Laporkan ke MKD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica