Anggota MPR RI dari Fraksi NasDem Johnny G Plate mengapresiasi langkah pemerintah yang terus melakukan nasionalisasi terhadap sumber daya" />
www.beritaintermezo.com
09:59 WIB - Teken MoU, Disnaker Rohul Pastikan Perluasan Cakupan Peserta dan Kepatuhan | 09:53 WIB - Integrasi OSS dan portal BPJS Mudahkan Pelaku Usaha | 07:53 WIB - Datang Dengan Kekuatan Penuh Kafilah Kampar Siap Raih Juara Umum | 07:48 WIB - UIR Segera Dirikan Pusat Studi Halal Kerjasama dengan BPOM dan MUI | 07:45 WIB - Polsek Panipahan Amankan 4 Pelaku Narkotika Dilokalisasi | 07:19 WIB - Bupati Sukiman Terima Penghargaan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten Peduli HAM
MPR Apresiasi Pemerintah Terhadap Penguasaan Sumber Daya Alam
Senin, 08-10-2018 - 12:12:00 WIB
Salah Satu Perusahaan yang berhasil dikuasai Pemerintah yaitu PT Freepot
TERKAIT:
 
  • MPR Apresiasi Pemerintah Terhadap Penguasaan Sumber Daya Alam
  •  

    JAKARTA (BI)-Anggota MPR RI dari Fraksi NasDem Johnny G Plate mengapresiasi langkah pemerintah yang terus melakukan nasionalisasi terhadap sumber daya alam (SDA) Indonesia.

    Baik Pt. Freeport yang kini 42 % dari sebelumnya hanya 9 %, sehingga menjadi 51 %. Langkah ini semata untuk mewujudkan kedaulatan energi dan kesejahteraan rakyat.

    “Selain PT. Freeport ada Blok Mahakam, Blok Rokan, PT. Inalun, Cevron, dan lain-lain yang akan dilakukan nasionalisasi untuk kesejahteraan dan kedaulatan energi Indoensia,” demikian Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (8/10/2018).

    Hal itu disampaikan dalam diskusi empat pilar MPR RI “Kuasai Mayoritas Saham Freeport, Energi Indonesia Berdaulat?" bersama Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) dan Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

    Anggota Komisi XI DPR itu lebih lanjut mengatakan, pemerintah terus melakukan negosiasi kedaulatan sumber daya alam tersebut dengan seirus dan sungguh-sungguh. Hanya saja semua itu akan dipengaruhi perkembangan politik menjelang pilpres 2019.

    “Kalau suasana politik di ruang publik kita diwarnai dengan berita-berita hoax, fitnah, nyinyir, kebohongan, provokasi, dan sebagainya, tentu hal itu tak akan menjadikan investor di dalam maupun dari luar negeri tidak nyaman. Sehingga akan merugikan Indonesia sendiri,” ujarnya.

    Divestasi PT. Freeport dan lain-lain dilakukan secara komersial, maka tidak dibiayai oleh APBN, melainkan oleh investor.  “Ketersediaan dana itu akan dipengaruhi lingkungan global, yang tak berpihak pada Indoensia,” tambah Johnny.

    Namun beruntung kata Johnny, karena fundamemal makro ekonomi Indonesia baik. Sehingga kalau proses pemilu 2019 berlangsung baik dan aman, maka banyak investasi yang akan masuk Indonesia. “Kalau tidak, akan merugikan atau disinsentif untuk investasi,” pungkasnya.(Bir).



     
    Berita Lainnya :
  • MPR Apresiasi Pemerintah Terhadap Penguasaan Sumber Daya Alam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica