www.beritaintermezo.com
08:24 WIB - Setelah Setahun Sukses Berkegiatan, BEM FIKOM - UIR Syukuran Ke Panti Asuhan | 08:17 WIB - PT BSP Akan Supprot Kegiatan PWI Riau | 07:51 WIB - Presiden Joko Widodo Lantik Wan Thamrin Gubernur Definitif Riau | 17:37 WIB - Hindari Antrian Panjang, Masyarakat Ramai Urus BPJS di MCS Point | 17:27 WIB - LPPM UIR Seminarkan Tantangan Universitas Hadapi Era Industri 4.0 Bersama Prof. Luiz dari Inggris | 17:00 WIB - Peristiwa Nduga Harus Jadi Bahan Evaluasi Bagi TNI, Polri dan BIN
UU Pro Lansia Akan Diusulkan
Kamis, 15-11-2018 - 13:53:06 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • UU Pro Lansia Akan Diusulkan
  •  

    JAKARTA, (BI) - Komite III DPD RI menyatakan pentingnya peran pemberdayaan lanjut usia (Lansia) dalam kehidupan berbangsa. Karena itu pihaknya membahas ‘Inventarisasi RUU Kesejahteraan Lanjut Usia (Lansia)’.

    Pemberdayaan Lansia itu mengacu pada Undang-Undang Nomer. 39  Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Pasal 42. Bahwa isinya membutuhkan peran aktif dari negara untuk menumbuhkan kemampuan berpartisipasi dan peran sosial dari kaum lanjut usia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    “Perlu ada perbaikan regulasi untuk meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan Lansia. Jadi, perlu perhatian dan perlakuan khusus kepada Lansia dalam pelaksanaan pembangunan. Lansia masih bisa diberdayakan dalam membantu pembangunan. Karena itu, perlu regulasi yang menjadi pijakan,” tegas Wakil Ketua Komite III Novita Anakota di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta. Rabu (14/11/2018).

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan senantor DIY Afnan Hadikusumo dengan pakar sosiologi Universitas Indonesia (UI) Dr. Erna Karim mengakui bahwa peran negara sangat besar untuk mengedepankan program pro lansia berkaitan dengan kemiskinan, pengetahuan, ketrampilan, materi, relasi sosial, ketelantaran dan perlindungan.

    “Pandangan konsep RUU ini nantinya perlu diperbaiki, memang benar bahwa usia tua sebagai proses alamiah, akan tetapi kaum lansia jangan disingkirkan tapi harus berdaya, mandiri, dan berkontribusi,” ujarnya.

    Jika hanya siklus alamiah kata Erna, hanya akan menjadi beban negara. Selain itu, upaya preventif bisa dilakukan dalam proses sosialisasinya melalui agen-agen sosial, melalui media, keluarga dan institusi terkait dan memperbaharui regulasi dari pemerintah.

    Senator DIY Afnan Hadikusumo mengingatkan bahwa pentingnya regulasi itu karena diperkirakan jumlah penduduk lanjut usia akan bertambah menurut data Badan Pusat Statistik menjadi 48,2 juta jiwa pada tahun 2035.

    “Dulu tahun 70-an ada istilah baby booming maka pemerintah pada saat itu menggalakan program keluarga berencana untuk menekan angka pertumbuhan penduduk. Dan hasilnya pada tahun 2035 nanti adalah hasil dari baby booming itu ini yaitu memasuki era penuaan/ ageing population dan ini harus menjadi fokus perhatian pemerintah dalam menetapkan strategi pembangunan ke depan,” ungkap Afnan.

    Komite III DPD RI menilai saat ini fokus perhatian pemerintah kepada lansia masih kepada pelayanan kesehatan. Lansia bisa diberdayakan untuk membantu program pembangunan disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman mereka.

    “Fokus perhatian dalam UU Kesejahteraan Lansia ini untuk membantu kemiskinan, keterlantaran dan perlindungan,” pungkasnya.(Bir)



     
    Berita Lainnya :
  • UU Pro Lansia Akan Diusulkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica