www.beritaintermezo.com
01:59 WIB - BAPETEN Beri Penghargaan Kepada APRIL Grup | 01:55 WIB - Imnas Bengkulu Ingatkan Oknum Humas Bermain Dana Publikasi | 10:09 WIB - Sabet Juara I di Tiga Kejuaraan UKM LBC Serahkan Tropi ke Rektor | 10:07 WIB - Umat Nasrani Dukung Kegiatan 300 Ribu Pemuda Hijrah | 10:05 WIB - Lagi, Caleg Gerindra Divonis 3 Bulan Penjara | 13:47 WIB - Kota Bengkulu dan Iran Kerjasama Pengolahan Air Bersih dengan Teknologi Nano
Pengamat Tuding Demokrat Bangun Eksistensi dengan Hoaks
Rabu, 09-01-2019 - 12:00:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengamat Tuding Demokrat Bangun Eksistensi dengan Hoaks
  •  

    JAKARTA, (BI)-Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai diamnya Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus cuitan 7 kontainer suara tercoblos oleh Wasekjen Demokrat Andi Arief, sebagai strategi politik baru Demokrat.

    “Hanya saja strategi itu dengan hoaks. Karena, serangan politik kebohongan justru kontraproduktif dan paradoks dengan politik SBY dan bisa merugikan Demokrat,” tegas Adi Prayitno, Selasa (8/1/2018) malam.

    Strategi itu kata Adi, karena kesantunan politik SBY selama ini tak cukup untuk mempertahankan eksistensi dan elektabilitas Demokrat. “Kecenderungan arah mata angin politik 2019 tak memihak Demokrat. Karenanya, perlu strategi lain yang lebih nendang ke publik,” ujarnya.

    Selama ini lanjut Adi, Demokrat cenderung bermain aman, namun kini menggunakan strategi ganda. “Di satu sisi tetap berteguh pada narasi ketokohan SBY yang santun dan cool. Tapi, di sisi lain menyerang sebagai bagian peneguhan eksistensi Demokrat,” tambahnya.

    Karena itu wajar jika SBY diam dalam kasus cuitan Andi Arief tersebut. “Dengan kasus Andi Arief itu, maka Demokrat banyak dibicarakan publik, dan dengan begitu publik diharapkan bisa dikonsolidasi untuk memilih Demokrat di pemilu 2019,” ungkapnya.

    Yang pasti kata Adi, setiap partai selalu ada orang seperti Andi Arief, striker tunggal yang siap bertarung di barisan depan.”Fungsinya banyak. Salah satunya untuk menyerang lawan politik secara sporadis. Secara politik boleh saja, namun paradoks jika amunisi diskursus yang dibangun dengan hoaks,” pungkasnya.(Bir)



     
    Berita Lainnya :
  • Pengamat Tuding Demokrat Bangun Eksistensi dengan Hoaks
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica