www.beritaintermezo.com
12:47 WIB - Terkait SD N 62, Walikota Minta Gubernur Tak Setengah Hati | 12:41 WIB - Penantian Panjang, Jalan Dharma Bakti Mulai Dikerjakan | 10:39 WIB - Pemkab Meranti Audiensi Dengan BNPP Bahas Pemekaran Desa | 07:15 WIB - Bupati Rohil Pantau Pengerjaan Drainase Pusat Kota Bagansiapiapi | 07:12 WIB - PP Perbasi Bidik Armen Siswa Tertinggi Jadi Atlet Basket Nasional | 07:08 WIB - Tersangka Paryok : Barang Saya Yang Itu Bukan Yang Ini, Saat Polres Inhu Musnahkan Narkoba
Puisi Fadli Zon "Doa Yang Ditukar" Jauhkan Prabowo dari NU
Rabu, 06-02-2019 - 20:31:17 WIB
Foto (internet)
TERKAIT:
 
  • Puisi Fadli Zon "Doa Yang Ditukar" Jauhkan Prabowo dari NU
  •  

    JAKARTA (BI)-Pro-kontra puisi Waketum Gerindra Fadli Zon yang diberi judul ‘Doa yang Ditukar’ dan mendapat respon negatif dari masyarakat, khususnya warga NU, justru akan manjauhkan Prabowo dari Nahdliyin di pilpres ini.

    “Puisi Fadli Zon itu membuat warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin justru makin menjauh dari Prabowo, dan sebaliknya menguntungkan Jokowi – KH. Ma'ruf Amin,” tegas Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (6/2/2019).

    Menurut Sekjen PPP itu, kerugian politik itu karena puisi Wakil Ketua DPR RI itu bertentangan dengan kultur dan tradisi NU. “Nahdliyin itu selalu menghormati kiai dan ulamanya meski memiliki pandangan dan sikap yang berbeda. Sehingga puisi Fadli Zon itu berbalik dan merugikan Prabowo,” tambahnya.

    Apalagi NU dan waga NU itu mempunyai kultur dan tradisi sendiri. Kultur NU itu selalu menghormati ulama dan kiainya, meski berbeda pandangan.

    "Terlabih dalam puisi itu ada ekspresi, baik lisan atau tulisan, yang menciderai rasa hormat kepada ulama, sehingga puisi itu berbalik menyerang Fadli Zon," pungkasnya.

    Fadli Zon sebelumnya menulis puisi berjudul 'Doa yang Ditukar' pada Minggu (3/2) lalu. Dalam puisi itu, dia menyindir soal agama yang diobral hingga penguasa tengik.

    Puisi itu mendapat respons dari sejumlah kalangan politikus hingga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, juga ikut mempersoalkan puisi Fadli Zon itu.(Bir).



     
    Berita Lainnya :
  • Puisi Fadli Zon "Doa Yang Ditukar" Jauhkan Prabowo dari NU
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    5 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica