Sebulumnya ada Isu bahwasanya ada demo dikantor Kelurahan Terawas, senin (09/09/2019). Diketahui ada beberapa orang mendatangi Kantor Lur" />
www.beritaintermezo.com
07:43 WIB - Penegak Hukum Didesak Tangkap Pelaku Karhutla | 07:38 WIB - Empat Senator Muda Fraksi PDIP Pekanbaru Sidak Terminal BRPS, Ada Apa ya ? | 06:10 WIB - Tiga Media Besar Ho Chi Minh Dikunjungi Rombongan Studi Jurnalistik PWI Riau | 05:53 WIB - Bupati Musi Rawas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah Didesa Pasenan | 05:49 WIB - Tim Validasi Dapertemen Award Kamendagri Kunjungi Puskesmas Terawas | 16:24 WIB - Peduli Korban Asap, Teratak Literasi Sediakan Buku Bacaan
Diisukan Didemo, Lurah Terawas Sebut Untuk Mediasi Masyarakat
Rabu, 11-09-2019 - 12:44:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Diisukan Didemo, Lurah Terawas Sebut Untuk Mediasi Masyarakat
  •  

    Musi Rawas (Beritaintermezo.com) - Sebulumnya ada Isu bahwasanya ada demo dikantor Kelurahan Terawas, senin (09/09/2019). Diketahui ada beberapa orang mendatangi Kantor Lurah Terawas untuk mempertanyakan persoalan surat tanah mereka yang didaftarkan melalui Proyek Oprasional Nasional Agraria (PRONA) dari pemerintah pusat.

    Dengan adanya Isu itu Lurah Terawas Napsiah membantah "itu tidak benar, tidak ada demo," tegas Lurah Napsiah, Selasa (10/09/2019).

    Napsiah menjelaskan, kedatangan puluhan masyarakat yang datang ke kantor lurah kemarin, memang sengaja diundang untuk duduk bersama sebagai langkah mediasi antara masyarakat dan Ketua RT 07 yang lama yakni, saudara Fauzi guna menyelesaikan persoalan surat tanah mereka yang belum keluar sejak satu tahun yang lalu, "ditakutkan warga, setelah pergantian ketua RT. surat tanah mereka tidak jelas" terang Lurah Napsiah.

    Setelah mediasi kemarian, selanjutnya pihak kelurahan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten (BPNK) Musi Rawas, tentang masih banyaknya surat tanah masyarakat yang belum selesai.

    BNPK menerangkan bahwa masih banyaknya persoalan surat tanah yang didaftarkan melalui Prona itu, "masih terkendala dengan data awal, maka diintruksikan tahun 2020 nanti untuk mendaftar dan pengukuran ulang," jelas Lurah Napsiah.

    Terkait hal ini, Camat STL ULU Terawas Saparudin Husein menjelaskan bahwa sebenarnya bukan demo tapi mediasi antara warga dan Pemerintah Kelurahan, "karena kesalahannya bukan dikelurahan, namun kemungkinan BNPK Musi Rawas lambat menangani persoalan itu. Jadi guna menemukan titik terang, maka diadakan mediasi" ucap Camat.

    Saparudin Husein berharap dengan adanya hal seperti ini, kedepan selaku Pemerintah kecamatan mengimbau baik bagi Pemerintah Kelurahan maupun BPNK harus benar-benar teliti dalam persoalan data pengukuran Program Prona, “Jangan sampai terulang kembali, apalagi menyangkut masyarakat banyak,” imbau camat.***(hen)



     
    Berita Lainnya :
  • Diisukan Didemo, Lurah Terawas Sebut Untuk Mediasi Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    5 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    6 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica