Kepolisian Daerah Riau menggagalkan  penyeludupan satwa liar dilindungi yang masuk ke Indonesia. Polisi juga menetapkan dua tersangk" />
www.beritaintermezo.com
15:08 WIB - Kapolda Riau Resmikan Jaga Pemilu | 12:49 WIB - iKLAN | 09:53 WIB - Saksi Sebut, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet Jemput Uang dari PT CGA ke Surabaya | 09:49 WIB - Dalami Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepsek di Inhu Riau | 09:38 WIB - Bupati Irwan Resmikan Pemakaian Pelabuhan Berstandar Nasional di Desa Pelantai | 09:30 WIB - New Normal di Webinar PPs UIR, Ekonomi Berputar Kesehatan Warga Tetap Dijaga
Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Hewan Dilindungi Masuk ke Indonesia
Senin, 16-12-2019 - 04:38:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Hewan Dilindungi Masuk ke Indonesia
  •  

    Pekanbaru (Beritiantermezo.com)-Kepolisian Daerah Riau menggagalkan  penyeludupan satwa liar dilindungi yang masuk ke Indonesia. Polisi juga menetapkan dua tersangka dalam sindikat perdagangan hewan internasional tersebut.

    Beberapa hewan liar yang diamankan tersebut seperti empat bayi singa Afrika, seekor leopard, serta 58 kura-kura Indiana Star bernilai ratusan juta rupiah.

    "Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 10 tahun penjara. Para pelalu yaitu inisial Yat dan Is, bertindak sebagai pengendali," ujar Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi dalam keterangan pers di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kabupaten Kampar, Minggu (15/12).

    Seluruh satwa dilindungi itu disita dari tangan dua tersangka. Penangkapan dilakukan Sabtu dinihari (14/12) di Pekanbaru. Bayi singa dan leopard itu masih berusia di bawah satu tahun.

    Kapolda menjelaskan bahwa satwa itu diselundupkan dari pelabuhan tikus tidak jauh dari kantor imigrasi Kota Dumai, Riau dari perairan Malaysia.

    Selanjutnya, pelaku membawa satwa itu ke Kota Pekanbaru menggunakan minibus, Avanza dengan tujuan akhir Lampung. Hingga akhirnya mereka ditangkap tim Ditreskrimsus Polda Riau.

    Malam harinya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau turut menyelamatkan tiga ekor orang utan. Satwa dilindungi itu ditemukan di pinggiran Kota Pekanbaru, yang ditinggalkan orang tak dikenal.

    Agung mengatakan polisi masih mendalami temuan orang utan itu dengan jaringan yang diungkap sebelumnya. Polisi masih akan memburu pelaku lainnya hingga tuntas. Menurutnya, kasus ini tidak akan berhenti di dua tersangka ini.

    "Ini bentuk kejahatan terorganisir dengan sistem terputus. Satu dengan lainnya memiliki tugas dan perannya masing-masing. Saya akan sampaikan setelah semuanya terungkap," jelasnya.

    Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi menyebutkan, dalam melakukan penangkapan itu, petugas telah melakukan pengintaian hingga sebulan lamanya.

    "Saya bersama anggota lainnya mengintai para pelaku sejak membawa satwa yang disimpan dalam sejumlah keranjang merah, biru, dan cokelat tersebut sejak dari Dumai, Sabtu dinihari," kata Andri.

    Tersangka yang mengendarai mobil minibus jenis Avanza bernomor polisi BM 1470 NV kemudian bergerak ke arah Pekanbaru, sekitar lima jam perjalanan dari Dumai.

    "Kita sempat kejar-kejaran dengan tersangka karena menyadari telah diekori. Alhamdulillah akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Riau, Kota Pekanbaru," ucap Andri.

    Saat ini bayi singa, leopard, kura-kura dan orang utan dievakuasi ke kebun binatang Kasang Kulim, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

    Kepala BBKSDA Riau, Suharyono mengatakan seluruh satwa itu dalam kondisi baik, meski awalnya sempat stress karena perlakuan yang tidak baik dari tersangka.***(mc/int1)



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Hewan Dilindungi Masuk ke Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica