Pemerintah dan DPR telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah 2020 di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.<" />
www.beritaintermezo.com
13:41 WIB - Ketua DPD PDIP Riau Zukri Dukung Pilkada Serentak 2020 Dilaksanakan Bulan Desember | 09:43 WIB - Panitia Pemilihan RT RW Harus Taat Perwako, Tidak Boleh Menafsirkan. | 09:23 WIB - Semua Pasien Covid-19 di Pekanbaru Sudah Sembuh dan Nihil | 09:20 WIB - Beradaptasi Dengan Tujuan Perbaikan Ekonomi | 09:12 WIB - PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum Pembuat Sertifikat UKW Palsu | 14:27 WIB - Ternyata Ini Penyebab Yang Membuat Warga Desa Kayu Ara Heboh
Mendagri: Jadwal Baru Pilkada 2020 Tergantung Kondisi Pandemi Covid-19
Rabu, 01-04-2020 - 09:08:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Mendagri: Jadwal Baru Pilkada 2020 Tergantung Kondisi Pandemi Covid-19
  •  

    Jakarta (Beritiantermezo.com)-Pemerintah dan DPR telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah 2020 di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan akan terus melihat perkembangan wabah Covid-19 di Indonesia. Karena kondisi tersebut akan menjadi rujukan penentuan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020.

    Menurutnya, pihaknya saat ini fokus menuntaskan masalah penanganan Covid 19 demi keselamatan masyarakat. Urusan keselamatan rakyat dari serangan Covid-19 menjadi terpenting.

    "Pesta demokrasi, Pilkada menjadi urusan berikutnya. Itu komitmen dan urgensi kita sekarang," kata Tito dalam keterangannya, Selasa (31/3).

    Mantan Kapolri itu mengungkapkan, DPR, KPU, Bawaslu serta DKPP memahami kondisi saat ini yang tak memungkinkan melakukan tahapan-tahapan Pilkada. Karena bisa saja bertabrakan dengan protokol pencegahan Covid-19 tentang jaga jarak dan pembatasan lainnya.

    "Segera berkoordinasi dengan kementerian terkait, utamanya dengan Sekretariat Negara, untuk mulai menyusun Perppu Pilkada 2020 sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang mengatur Pilkada 2020," jelasnya.

    Dia menegaskan, jadwal pelaksanaan Pilkada sangat tergantung pada kondisi perkembangan status Covid-19 di Indonesia dan 270 daerah peserta Pilkada 2020.

    "Fokus saya saat ini adalah memobilisasi sumberdaya nasional, termasuk seluruh Pemda, seperti Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kotamadya dan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu melawan Covid-19 demi keselamatan rakyat. Seluruh perangkat kebijakan dan protokol teknis sudah kita miliki. Bila perang melawan Covid-19 ini tuntas dan selesai, maka saya dan teman-teman di DPR, KPU, Bawaslu dan DKPP akan bertemu lagi untuk urun rembug menentukan jadwal pelaksanaan Pilkada 2020," pungkasnya.***

    Sumber : Merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Mendagri: Jadwal Baru Pilkada 2020 Tergantung Kondisi Pandemi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    4 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    5 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica