Ratusan warga Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat mendatangi PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) Kamis (13/7). Warga terdiri d" />
www.beritaintermezo.com
17:36 WIB - Dewan Kehormatan PWI Buat Kode Perilaku Wartawan | 07:16 WIB - Aziz Urung Jadi Ketua DPR, SIap Maju Ketum Golkar | 07:34 WIB - Bupati Azis Ingatkan Kades Tidak Main-main Penggunaan Dana Desa | 07:31 WIB - Harapkan Perhatian Khusus, Wabup Rohil Temui Dirjen Kementerian Desa Tertinggal | 07:25 WIB - Bupati Ikut Pawai Ta'aruf MTQ Riau, Kafilah Rohil Tampil Memukau | 07:22 WIB - Pemko Terima Piagam Penghargaan Kemenkumham
PHK Anak Tempatan, Warga Pangke Barat Demo PT Saipem
Jumat, 14-07-2017 - 08:33:24 WIB
Warga saat melakukan demo ke PT Saipem
TERKAIT:
 
  • PHK Anak Tempatan, Warga Pangke Barat Demo PT Saipem
  •  

    Karimun (Beritaintermezo.com)-Ratusan warga Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat mendatangi PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) Kamis (13/7). Warga terdiri dari laki-laki dan perempuan bahkan anak-anak tersebut mengeruduk perusahaan asal Italia tersebut sejak subuh hingga sore hari.

    Warga menuntut pihak perusahaan agar menepati janji untuk tetap memperkerjakan anak tempatan (warga Pangke) dengan syarat berkelakuan baik dan tidak membuat masalah.

    "Kami dan PT Saipem pernah membuat MOU bersama mengenai anak-anak pangke yang bekerja disana tetapi dilanggar oleh Saipem sendiri. Saat ini, sudah ada sekitar 50 orang anak Desa Pangke yang diberhentikan. Kami mempertanyakan kembali perjanjian yang sudah disepakati bersama," ungkap Ketua Pemuda Pangke, Izwan.

    Menurutnya,  PT Saipem telah melanggar kesepakatan yang dibuat dengan melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak tanpa sebab dan akibat dan memasukan pekerja dari luar wilayah Kabupaten Karimun. Bahkan kabarnya masih banyak pekerja asing yang masih bekerja disana.

    "Kemaren, memang ada orang dari luar Kabupaten Karimun baru diputus kontraknya, kemudian dipanggil lagi untuk sambung tiga bulan, sedangkan banyak orang Pangke yang tak bekerja lagi, ini kan tidak adil namanya. Kami minta keadilan dan menagih kembali komitmen PT Saipem," ujarnya.

    Dinas Tenaga Kerja Karimun berusaha memediasi tuntutan warga tersebut dengan berkoordinasi kepada manajemen PT SIKB. Dari hasil mediasi itu, manajemen PT SIKB mencoba memberikan solusi dengan mempekerjakan warga disana di beberapa subkon PT SIKB. Gaji dan tunjangan yang mereka terima hampir sama saat mereka bekerja di PT SIKB.

    "Kami tadi sudah melakukan mediasi dengan manajemen PT Saipem. Mereka akhirnya mengambil jalan tengah dengan kembali mempekerjakan masyarakat Desa Pangke Barat di subkon-subkon yang ada di PT Saipem," ungkap Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, Poniman.

    Sayangnya, solusi yang ditawarkan manajemen PT SIKB ditolak mentang-mentah oleh warga Desa Pangke Barat. Menurut mereka, gaji dan asuransi, baik itu kesehatan maupun tunjangan lainnya untuk pekerja yang pernah diberikan oleh subkon PT SIKB tidak pernah terealisasi sama sekali.

    "Kami tidak mau menerima tawaran Saipem kalau hanya dipekerjakan di subkon. Kalau mereka sebut kami akan menerima tunjangan kesehatan atau lainnya itu tidak benar. Kami tidak mau dibohongi, kami hanya menuntut kesepakatan yang sudah dibuat dahulu dijalankan," terangnya.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, Hazmi Yuliansyah mengatakan, alasan PT Saipem mengurangi karyawan karena sedang mengalami ketiadaan proyek-proyek besar untuk memperkerjakan masyarakat setempat. Tetapi Hazmi sudah berkoordinasi kepada pihak PT Saipem untuk berusaha mendapatkan proyek-proyek besar lagi. (hk/tambunan)



     
    Berita Lainnya :
  • PHK Anak Tempatan, Warga Pangke Barat Demo PT Saipem
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica