Ketua DPRD Rokan Hilir (Rohil), H. Nasrudin Hasan menyebutkan, kondisi keuangan daerah yang defisit dalam beberapa tahun terakhir menimbu" />
09:20 WIB - KPU Rohil Bagikan APK dan BK Kepada Seluruh LO Paslon | 09:18 WIB - Bupati Irwan dan Kabulog Buwas Bahas Masa Depan Sagu | 09:16 WIB - Sidang Karhutla, PT Adei Dituntut Denda 4,4 M | 09:14 WIB - Masyarakat Bagan Bhakti Yakinkan 85 Persen suara Buat Paslon SUDIN | 09:10 WIB - Relaksasi Tunggakan Iruan BPJS Komitmen Pemerintah Dalam Pelayanan Masyarakat | 08:14 WIB - Selain Membatasi Waktu, Disdukcapil Rohil Wajibkan Masyarakat Pakai Masker dan Cuci Tangan
advertorial
Keuangan Rohil Menimbulkan "Dilematis"
Minggu, 17-09-2017 - 13:46:21 WIB
Ketua DPRD Rohil Nasruddin
TERKAIT:
 
  • Keuangan Rohil Menimbulkan "Dilematis"
  •  

    BAGANSIAPIAPI (Beritaintermezo.com) - Ketua DPRD Rokan Hilir (Rohil), H. Nasrudin Hasan menyebutkan, kondisi keuangan daerah yang defisit dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan hal yang Dilematis bagi daerah dalam hal mendorong peningkatan disiplin kerja bagi pegawai, khususnya honorer sementara pembayaran honor yang diterima masih terlambat.

    “Menurut saya jadi persoalan itu, bukan bagaimana menaikkan gaji tapi bagaimana pembayarannya bisa tepat waktu, itu yang sekarang digesa,” ujar Nasrudin Hasan, Akhir Pekan Lalu, di Bagansiapiapi.

    Ia mengaku telah berdiskusi dengan Bupati menyikapi kondisi yang ada dan tentunya hal itu menjadi keprihatinan bersama. Pemerintah daerah setempat, terangnya, diketahui bukan tidak mau membayar tepat waktu tapi uang yang harusnya ada belum ditransfer pusat.

    Pihak DPRD bersama pemerintah daerah telah berjuang dengan berkunjung ke Kementerian Keuangan menyikapi soal penundaan ini, namun belum bisa direalisasikan dengan cepat.

    “Dana tertunda bulan 9, ada pula tunda bayar 2016 yang harus diselesaikan. Kita harapkan dana turun setelah APBN P nanti, kasihan kita dengan tenaga honorer ada yang sampai enam bulan belum terima honor, kalau pegawai ada tapi hanya terima gaji saja,” kata Nasrudin lagi.

    Maka dari itu, tambahnya, perlu kerjasama semua pihak untuk mendorong pemerintah pusat agar peduli dan mengutamakan gaji bagi pengelola di daerah. “Jadi kalau kita tuntut mereka harus bekerja baik, tapi gaji tak dikirim-kirim, apa itu adil. Makanya harus seirama, saya kira begitu,” ucap politisi Partai Golkar tersebut. (zal)



     
    Berita Lainnya :
  • Keuangan Rohil Menimbulkan "Dilematis"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    6 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    7 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica