Direktur Centre for Budget Analysis/CBA, Uchok Sky Khadafi berharap BUMN bersih dari orang-orang politik. Sebab, selama ini BUMN menjadi " />
www.beritaintermezo.com
09:59 WIB - Teken MoU, Disnaker Rohul Pastikan Perluasan Cakupan Peserta dan Kepatuhan | 09:53 WIB - Integrasi OSS dan portal BPJS Mudahkan Pelaku Usaha | 07:53 WIB - Datang Dengan Kekuatan Penuh Kafilah Kampar Siap Raih Juara Umum | 07:48 WIB - UIR Segera Dirikan Pusat Studi Halal Kerjasama dengan BPOM dan MUI | 07:45 WIB - Polsek Panipahan Amankan 4 Pelaku Narkotika Dilokalisasi | 07:19 WIB - Bupati Sukiman Terima Penghargaan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten Peduli HAM
BUMN Masih Jadi ATM Para Pejabat
Rabu, 18-07-2018 - 08:44:12 WIB

TERKAIT:
 
  • BUMN Masih Jadi ATM Para Pejabat
  •  

    JAKARTA,(BI)-Direktur Centre for Budget Analysis/CBA, Uchok Sky Khadafi berharap BUMN bersih dari orang-orang politik. Sebab, selama ini BUMN menjadi ATM berikut berbagai jabatannya diduduki oleh para politisi, khususnya yang mendukung pemerintah.

    “Jadi, BUMN itu harus bersih dari politisi. Sehingga fit proper test calon direktur BUMN pun proses seleksinya tidak lagi melalui DPR RI, melainkan di BUMN sendiri oleh orang-orang yang kompeten dan independen, agar BUMN sehat dan profesional,” tegas Uchok.

    Hal itu disampaikan Uchok pada diskusi RUU BUMN: ‘Mencegah BUMN Jadi ATM Pemilu 2019' bersama  Supratman Andi Agtas (Anggota Komisi VI DPR - Fraksi Gerindra), Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian dan anggota Badan Legislasi DPR/ Anggota Komisi VI DPR Hamdhani dari Fraksi NasDem di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (17/7/2018).

    Menurut Uchok, saat ini terdapat 4 BUMN yang mengalami kerugian, yaitu PT. Garuda Indonesia (GIA), PT. Krakatau Steel, PT. Danareksa, dan Indo Farma total kerugian sekitar Rp 3,1 triliun.

    Dengan demikian meski banyak relawan dalam pilpres 2019 misalnya, maka para relawan itu tidak akan minta jatah-jatahan untuk duduk di kepala, direktur, komisaris dan sebagainya di BUMN. “Selama diseleksi oleh DPR, maka BUMN akan tetap jadi bancakan politik,” kata Uchok lagi.

    Saat ini terdapat 115 BUMN dengan aset sebesar Rp.7.141 triliun, pendapatan usaha sebesar Rp 2.027 triliun, beban usaha sebesar Rp.1.723 triliun, dan Laba usaha  sebesar Rp.189.5 triliun, kewajiban BUMN termasuk utang Rp.4.823 triliun.

    PLN asetnya sebesar Rp.1.334 triliun, namun jumlah kewajiban atau utang sebesar Rp.465.5 triliun. Pendapatan tahun 2017 Rp.255.2 triliun, dan beban usaha Rp.275.4 triliun. Sehingga PLN rugi Rp. 20.1 triliun.

    Pada tahun 2016 PLN rugi Rp.31.6 triliun. Namun pada 2017 disubsidi Rp 45.7 triliun, sehingga masih untung Rp.25.5 triliun, dan pada tahun 2016, PLN untung Rp.26.4 triliun setelah disubsidi Rp 58 triliiun.

    Sementara itu keuangan yang pengelolaannya tertutup tidak transparan di BPJS Kemenaker RI, yang seolah miliknya sendiri. Dan, masih banyak BUMN yang lain. “Banyak BUMN yang merasa keuangannya milik sendiri,” sergahnya. ( Bir)



     
    Berita Lainnya :
  • BUMN Masih Jadi ATM Para Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica