www.beritaintermezo.com
12:40 WIB - UIR Wisuda 2.034 Mahasiswa, Aurelly Zulkhinantania Raih IPK Tertinggi 3,97 | 20:50 WIB - Direktur Pascasarjana UIR Yudisium 150 Calon Wisudawan | 15:56 WIB - Dewan Pers Apresiasi Pergub Kerjasama Media Riau | 15:26 WIB - Diperkiran Naik Menjadi Rp 1,8 Triliun, Pemerintah dan DPRD Rohil Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2021 | 10:09 WIB - Menguji "Taring" Pemerintah Dalam Kasus Mafia Tanah. | 08:49 WIB - Wajah di Aplikasi Berbeda, Pemesan Batalkan Kencan Hingga Diperas Perempuan di Medan
Gerak Cepat Polisi, Tiga Tersangka Pembobol Kartu ATM Diamankan
Selasa, 07-09-2021 - 10:20:38 WIB

TERKAIT:
 
  • Gerak Cepat Polisi, Tiga Tersangka Pembobol Kartu ATM Diamankan
  •  

    BAGANSIAPIAPI (Beritaintermezo.com)-Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bangko, Polres Rohil berhasil mengamankan tiga tersangka tindak pidana pembobol kartu ATM yang terjadi baru-baru ini di Kota Bagansiapiapi. Akibat, Korban Fatimah Purba mengalami kerugian sebesar Rp75.000.000,-.

    Adapun tiga tersangka yang diamankan itu yakni Teguh Nuhroho (38) yang merupakan warga desa Plumbungan Rt/Rw 003/005 Palemgadung, kecamatan Karang Malang, Kabupaten Sragen, Propinsi Jawa Tengah.

    Kemudian  Rama Dhani (35) warga jalan balam, Gang Balam ujung Rt/Rw 004/007, kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekali, Pekanbaru, Propinsi Riau.

    Tersangka terakhir bernama Gestino (32) warga Cikande permai A3/9 Rt/Rw 01/01, kelurahan Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Propinsi Banten.

    Demikian disampaikan Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik saat press rilis, Senin (6/9) di aula Mapolres, Banjar XII, Ujung Tanjung. Dia menjelaskan kronologi kejadian terjadi pada Senin (30/8) sekira pukul 12.00 wib di ATM Bank Riau Kepri yang terletak di RSUD dr RM Pratomo dan ATM BRI Bagansiapiapi dengan cara menukar ATM milik korban.
    "Kemudian korban meminta bantu untuk mengeluarkan kartu ATM yang tersangkut di dalam mesin. Pada saat itu korban diminta memasukkan nomor PIN, dan setelah dicek di Bank BRI ternyata uang korban yang ada di rekening hilang sebanyak Rp75.000.000, " ungkap Nurhadi.

    Pengungkapan kasus tindak pidana pencurian uang tersebut dilakukan pihaknya, pada Rabu (1/9) telah diperoleh keterangan dari pihak Bank BRI Bagansiapiapi bahwa proses hilangnya uang korban atas nama Fatimah Purba sebesar Rp 75.000.000,-  di rekening BRI adalah dilakukan penarikan tunai sebesar Rp10.000.000 melalui ATM BRI.

    Kemudian di transfer ke rekening BRI atas nama Risman Roy (saksi) sebesar Rp 50.000.000. Selanjutnya ditransfer kerekening BPTN atas nama Rama Dhani Rp10.000.000, dan di transfer kerekening BCA Rp 5.000.000.

    Pada Jum’at (3/9) petugas Polsek Bangko melakukan pemeriksaan terhadap saksi Rosman Roy di Pekanbaru, dan diperoleh keterangan bahwa buku rekening dan ATM BRI miliknya dipinjam oleh tersangka Rama Dhani dengan alasan untuk main "Game Judi Online".

    Selain itu saksi Rosman Roy juga menerangkan bahwa pada Rabu (31/9/2021) sekira pukul 07.00 Wib tersangka Rama Dhani ada menelponnya dengan mengatakan "Jika ada orang BRI nanya ATM bilang saja sudah lama terbakar". Sehingga pada saat itu dapat diketahui keberadaan Rama Dhani di Padang Sidimpuan, Sumut.

    Lebih lanjut Nurhadi menerangkan, sekira pukul 21.00 Wib Kasat Reskrim bersama dengan Kanit Opsnal dan Panit Reskrim Polsek Bangko serta anggota berangkat ke Padang Sidimpuan untuk melakukan penyelidikan. Sehingga pada  Sabtu (4/9) sekira pukul 13.45 Wib dilakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka di Hotel MTM Padang Sidimpuan.

    Setelah dilakukan interogasi, ketiganya mengakui bahwa benar melakukan pencurian uang di ATM seorang perempuan di ATM Bank BRI Riau Bagansiapiapi pada Senin (30/8) sekira pukul 12.00 Wib sebanyak Rp75.000.000.

    Kapolres menjelaskan, adapun peran masing- masing tersangka dan besar pembagian uang adalah tersangka Teguh memasang tusuk gigi di mesin ATM Bank Riau, dan menukar kartu ATM milik korban.

    Mentransfer uang dari ATM korban ke rekening Rama Dhani dan rekening saksi Rosman Roy, dan melakukan tarik tunai bersama dengan Rama Dhani mendapat bagian Rp27.000.000.

    Kemudian tersangka Rama Dhani berpura - pura membantu korban pada saat ingin mengeluarkan kartu ATM dari mesin, dan meminta korban memasukkan nomor PIN kembali. Sehingga pada itulah tersangka mengingat PIN ATM yang dipencet oleh korban di ATM Bank Riau, dan bersama dengan tersangka Teguh mentransfer uang dan menarik tunai di ATM BRI mendapat pembagian Rp27.000.000

    Selanjutnya, tersangka Gestino berperan sebagai sopir mobil yang di rental para tersangka memantau situasi disekitar saat tersangka Teguh dan Rama Dhani berada didalam ruang ATM, dan tersangka Gestino mendapat pembagian Rp. 7.000.000. "Sisa uang Rp 10.000.000,-untuk dana operasional dan Rp5.000.000,- terblokir direkening," ungkap Nurhadi.

    Kapolres menambahkan, bahwa para tersangka tersebut selain melakukan pencurian di Bagansiapiapi juga ada melakukan ditempat lain yaitu ATM BNI Yess Mart Garuda Sakti KM 6 Pekanbaru, namun PIN tidak dapat.

    Selankutnya di ATM BRI Jalan Paus Rp5.000.000, ATM BNI Jalan Pattimura Pekanbaru (Namun pin tidak dapat ), ATM BRI kantor Bulog Dumai Rp250.000, ATM BRI kantor Bulog Sidempuan Rp1.300.000, ATM BRI Swalayan Tropi Jambi 2 kali Rp7.400.000, ATM BRI Taluk Kuantan Rp700.000, Dan ATM BRI Samping KUA Rengat Rp700.000.

    Adapun barang bukti (BB) diamankan, lanjut Nurhadi, yaitu 5 buah kartu ATM Bank BRI, 1 buah kartu ATM BCA, 1 buah kartu ATM BTPN, 4 buah kartu ATM BNI,  2 buah kartu ATM MANDIRI, 1 buah ATM BANK RIAU, Uang tunai Rp 871.000, 4 unit HP android,  2 unit HP Nokia GSM Dan 1 kotak tusuk gigi untuk ganjal ATM.

    Selanjutnya, juga diamankan 1 unit mobil Honda Brio warna abu - abu dengan STNK Nopol BM 1178 CT,  4 Helai baju, 1 buah peci warna hijau, Rekaman CCTV di ATM BRI dan Bank Riau Kepri dan rekening koran atasnama Fatimah Purba dan Rekening saksi Rosman Roy.

    Menurut Kapolres, bahwa setelah menjalani proses hukum di wilayah hukum Polres Rohil, maka tidak menutup kemungkinan para tersangka juga menjalani proses hukuman di wilayah hukum yang pernah menjadi target operasi para tersangka. "Untuk sementara ini, tersangka mengaku hanya bertiga melakukan perbuatan itu, namun demikian tetap terus kita kembangkan, mana tau nanti bisa terungkap pelaku lainnya," kata Nurhadi.

    Kepada masyarakat yang menggunakan mesin kartu ATM, Nurhadi mengingatkan agar terus waspada dan tidak mudah percaya dengan orang tidak di kenal. Dan apabila ada kendala baiknya minta bantu kepada petugas terkait. "Kepada pelaku kejahatan juga kami ingatkan, bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna. Sebab akan ada meninggalkan jejak, sehingga kejahatan apapun bisa terus terungkap dan ditangkap," pungkasnya.(rls/zal)



     
    Berita Lainnya :
  • Gerak Cepat Polisi, Tiga Tersangka Pembobol Kartu ATM Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica