www.beritaintermezo.com
12:18 WIB - PTPN V Perkuat Persiapan Kontingen Riau di PON Papua 2021 | 12:14 WIB - SKK Migas Sumbagut - KKKS Riau Dukung Persiapan Tim Kontingen PON XX 2021 | 08:29 WIB - Partai Prima Kecam Kebijakan Pemerintah Terkait Wacana Kenaikan PPN dan Pajak Sembako | 08:19 WIB - Afrizal Sintong : Tanpa Dukungan Semua Pihak, Rohil Sejahtera Tidak Akan Maksimal | 08:13 WIB - Dorong Kesadaran Untuk Vaksin, Sertifikat Vaksin Menjadi Salah Satu Syarat Akses Layanan Publik | 08:06 WIB - Modifikasi Cuaca, Upaya Pemerintah dan Swasta Cegah Karhutla
Satgas Covid-19 Riau Sebut Pesta Pernikahan di Riau Banyak Abaikan Prokes
Jumat, 04-06-2021 - 09:43:16 WIB
Salah satu pesta pernikahan di Riau ditengah Covid-19 saat didatangi aparat Kepolisian (net)
TERKAIT:
 
  • Satgas Covid-19 Riau Sebut Pesta Pernikahan di Riau Banyak Abaikan Prokes
  •  

    PEKANBARU (Beritiantermezo.com)-Pemerintah telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro sampai 30 Juni mendatang. Namun, kebijakan tersebut belum dijalankan sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Riau.

    Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan, sejauh ini PPKM di kabupaten/kota belum begitu maksimal menjalankannya. Hal itu dibuktikan masih banyak mengadakan pesta pernikahan tanpa mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

    "Masih banyak masyarakat yang masih mengadakan pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan, termasuk di hotel-hotel dengan menghadirkan orang banyak," tegas Indra Yovi, Kamis (3/6/2021).

    Dijelaskan Indra Yovi, untuk izin keramaian merupakan kewenangan satuan tugas (Satgas) COVID-19 kabupaten/kota, dan aturannya sudah ada dan jelas.

    "Izin keramaian itu semua ada ditangan satuan tugas kabupaten/kota masing-masing, izin terbitkan dan dikeluarkan oleh satgas kabupaten/kota. Itu panduan sudah ada dan jelas, kalau ada orang yang mengadakan pesta kapasitas tidak boleh lebih 50 persen, tetap memakai masker dan menjaga jarak," terangnya.

    "Permasalahannya kita sama-sama tau, saya pribadi melihat yang tidak sesuai prokes, yang digariskan ini kuncinya ada di penegakan aturan. Padahal aturan jelas ada sanksi, tidak boleh pembiaran tidak boleh ada tebang pilih. Kalau yang melanggar memang ada dilaporkan harus ada sanksi," tutupnya.***(mc)



     
    Berita Lainnya :
  • Satgas Covid-19 Riau Sebut Pesta Pernikahan di Riau Banyak Abaikan Prokes
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica