www.beritaintermezo.com
19:27 WIB - PWI Pelalawan Libas Apdesi 2-0, Bupati Pelalawan Zukri Cetak Satu Gol | 13:47 WIB - Ditutup Wapres Ma'ruf Amin, PLN Sukses Kawal Listrik PON XX Papua 2021 | 10:03 WIB - Peringati Hari Sumpah Pemuda 2021, Kades Sontang Buka Open Turnamen Vollybal Se Kecamatan Bonai Daru | 08:07 WIB - Polres Kampar : Perkara Anthony Hamzah Bukan Kriminalisasi & Tak Ada Kaitannya Dengan PTPN V | 16:49 WIB - Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan Masyarakat, PTPN V Salurkan Bantuan PKBL Sebesar Rp15 Juta Untuk | 16:45 WIB - Wisata Alam Lirik Binaan Pertamina Raih Sertifikasi RBRA dari Kementerian PPPA
Dalam Penandatangan KUA PPAS, APBD-P Riau Naik Menjadi Rp 9,680 Triliun
Jumat, 24-09-2021 - 07:21:28 WIB

TERKAIT:
 
  • Dalam Penandatangan KUA PPAS, APBD-P Riau Naik Menjadi Rp 9,680 Triliun
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Riau tahun 2021 berjumlah Rp 9,680 triliun. Naik dari APBD murni tahun 2021 yang disahkan Rp9,132 triliun.

    "Iya, ada kenaikan sedikit dari APBD murni 2021," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai menghadiri rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan APBD Perubahan tahun 2021, Kamis (23/9/2021) di Gedung DPRD Riau.

    Gubri Syamsuar mengungkapkan, selain untuk kegiatan rutin dan prioritas pembangunan, fokus APBD P adalah di penanganan COVID-19, penggenjotan vaksinasi, dan persiapan anggaran bencana alam.

    "COVID-19 belum berhenti, jadi kita masih akan terus memprioritaskan anggaran penanganan COVID-19," katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Gubri Syamsuar mengimbau kepada masyarakat Riau agar tetap waspada. Meski saat ini tren penularan Covid-19 sudah menurun, namun warga diminta agar tidak euforia dan mengabaikan protokol kesehatan.

    "Mari kita jaga protokol kesehatan, karena kita tau saat ini sudah muncul lagi varian baru, yang namanya MU, memang belum masuk ke negara kita, tapi di negera tetangga, seperti Malaysia, Singapura itu sudah masuk," katanya.

    Sementara  Ketua DPRD Riau, Yulisman kseusai paripurna mengatakan bahwa fokus APBD P adalah di penanganan COVID-19, penggenjotan vaksinasi, dan persiapan anggaran bencana alam.

    "APBD P kan masih ada tiga bulan, Oktober, November dan Desember. Jadi prioritas masih di penanganan COVID-19. Pos anggarannya leading sektor di Dinas Kesehatan dan lainnya. Dan juga ada persiapan penanganan bencana alam seperti Karhutla," katanya.

    Sesuai dengan regulasi, kata Yulisman, nantinya ketok palu APBD Perubahan akan disahkan pada 30 September 2021.

    Yulisman mengatakan, APBD P 2021 memang sedikit kenaikan dari APBD murni 2021, berfokus pada penanganan COVID-19, dan pelaksanaan vaksinasi.

    "Pelaksanaan vaksinasi menjadi tanggungjawab kita, walaupun vaksinnya disiapkan oleh pemerintah pusat. Fokus besarnya di Diskes, kemudian di masing- masing RSUD, Arifin Achmad, Petala Bumi, RSJ, dan ada di BTT," katanya. ***



     
    Berita Lainnya :
  • Dalam Penandatangan KUA PPAS, APBD-P Riau Naik Menjadi Rp 9,680 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica